Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

VW Beetle 1.4 TSI Sport, melesat di batas citarasa

VW Beetle 1.4 TSI Sport, melesat di batas citarasa VW Beetle 1.4 TSI Sport (Foto: Autocar)

Merdeka.com - Volkswagen Beetle baru ini disuguhkan dengan lebih lebar, panjang, dan merebah dibanding Beetle sebelumnya. Namun, ia tetapi mudah dikenali sebagai versi modern dari sang kodok legendaris itu. Di antara perwajahannya yang terkesan tajam, VW Beetle 1.4 TSI Sport punya sejumlah organ yang sama dengan Golf seperti suspensi depan multilink, tetapi tidak dengan yang belakang.

Mesinnya yang digeneralisasi pada angka 1.400 cc ini punya tenaga 158 bhp yang disalurkan ke roda belakang sebagai penggerak. Secara keseluruhan Beetle 1.4 TSI Sport menjelaskan inisialnya sebagai mobil kelas sport (varian lainnya 1.2 TSI, 1.6 dan 2.0-liter diesel); dan dia lebih baik dari produk sebelumnya.

Duduk di dalam kabin, pengemudi bisa menemukan interior hitam bergaya piano klasik, tuas transmisi dengan gaya perpindahan sederhana yang menunjukkan 6-percepatan plus satu mundur, setir dengan ukuran genggaman yang kecil, fasilitas navigasi, dan kotak penyimpanan ganda.

Kursi pengemudi-penumpang di depan bergaya sporty, dan terdapat pula kursi belakang yang sayangnya cuma bisa dimuati dua orang. Namun bagian itu bisa dilipat untuk memberi ruang penyimpan tambahan.

Buka pintu dan keluar menuju bagasi (jangan lupa, yang modern terletak di belakang), terdapat ruang bervolume 310 liter yang cukup untuk menaruh koper-koper atau kegiatan olahraga air seperti tabung selam.

Kembali ke kabin dan coba start lalu gas, maka VW Beetle 1.4 TSI Sport perlu berjalan lurus untuk dinikmati. Pasalnya berbelok dengan mobil ini ternyata tidak seringan yang dibayangkan seperti mobil modern sekelasnya. Selain itu, sudah berat, tidak telalu responsif pula.

Roda ukuran standar velg 18 inci terasa mantap saat melalui jalan bebas hambatan. Namun bunyi-bunyian agak begitu terdengar saat VW Beetle 1.4 TSI Sport melaju di jalan yang tidak rata. Sayangnya lagi, suara angin turut terdengar di dalam kabin.

Soal bahan bakar mobil ini boleh dinilai tujuh-delapan dari skala sepuluh karena punya kombinasi rata-rata sekitar 1:18. Namun tenaga yang disokong dari turbocharger dan supercharger bawaan dinilai kurang begitu sesuai harapan, walaupun inisialnya sebagai mobil sport.

Perhitungannya saja sudah jelas, akselerasi 0 - 100 km per jam butuh waktu 8,3 detik. Namun, tenaga tetap terasa mantap setelah 6.000 rpm. Dengan harga pasaran di Inggris 21.220 poundsterling (atau Rp 302 juta) dan pilihan sunroof dengan harga tambahan, semua pertimbangan di atas diambil dari sudut pandang ekonomis.

Jadi, bagi mereka yang loyal pada logo dua huruf ini, VW Beetle dua pintu tersebut bisa menjadi koleksi yang sulit untuk dikesampingkan. Para die-hard fans VW tidak terlampau sangat peduli dengan rasa asli dari performa mobil ini, dan mereka mungkin akan tetap bangga di benak pikirannya, melaju di batas cita rasa sportnya. (autocar/why/bun) (mdk/merdeka)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP