Sekolah balap Yamaha menguak peluncuran motor sport baru
Merdeka.com - Yamaha menggelar program pendidikan bagi 10 calon pembalap untuk naik kelas ke supersport. Tidak tanggung-tanggung, mereka menggaet tim Moto2, Tech3, dalam Yamaha Riding Academy (YRA) Indonesia ke Jepang.
Yamaha rupanya menyiapkan mereka sebagai pembalap untuk motor kelas 250 cc. Akan tetapi, Yamaha sendiri belum memiliki motor 250 cc dan kehadirannya sudah digadang-gadang sejak awal tahun ini. Nah, benarkah YRA terkait dengan peluncuran Yamaha 250 cc?
"Kalau program motorsport terkait YRA ini? Kalau motornya saya enggak bisa jawab ya. Saya sih tahu arah pertanyaannya ke sana. Yang bisa saya jawab, strateginya," kekeh Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

Supriyanto mengakui bahwa Yamaha memang bersiap dengan kejuaraan Indoprix 250. Namun mengenai sirkuit memang masih menjadi pembahasan. Untuk kelas 150 cc sendiri, Yamaha menyebut mereka sudah memiliki motor-motor yang kompetitif. Namun, di kelas 250, hal ini kembali menjadi perhatian terkait peluncuran sport premium tersebut.
"Meskipun saat ditanya mengenai regulasi baru kami belum bisa jawab karena kami belum punya motornya. Jadi kami ikut regulasi yang sudah ada saja, kami akan ikut," ucap Supriyanto.

"Kelas 150, kita punya motor yang kompetitif. Tapi kelas 250, kita sedang menunggu Pak Eko (General Manager Promotion & Community Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo). Kalau man power-nya,kami sudah yakin," sambungnya lagi.
Yamaha 250 cc itu sendiri kuat diduga bernama asli YZF-R250. Satu fakta yang menarik dari motor ini adalah keunggulannya dalam hal tenaga dibanding motor sport 250 lainnya. Tenaganya 35 PS, sementara Kawasaki Ninja 250 berada di angka 31 hp, dan Honda CBR 250 R lebih kecil lagi di angka 25 hp.
(kpl/why/sno) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya