Mari kita cari tahu ciri-ciri mobil bekas yang pernah dicat ulang agar kamu tidak khawatir saat membelinya.
Penting untuk memeriksa setiap bagian mobil bekas dengan teliti karena mobil bekas yang dijual memiliki kondisi yang beragam, termasuk yang pernah dicat ulang.
Jika kamu ingin membeli mobil bekas, tetapi khawatir mendapatkan mobil yang pernah dicat ulang, jangan khawatir. Otosia telah menyajikan ciri-ciri mobil cat ulang yang dapat membantu kamu saat memilih mobil incaran.
Yuk, simak sampai habis!
Advertisement
Mobil yang dicat ulang memiliki beberapa ciri-ciri
Berikut adalah beberapa ciri-ciri mobil cat ulang yang harus kamu ketahui, seperti yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Tekstur Cat BergelombangSebagaimana yang tadi telah disinggung, hasil akhir pengecatan ulang pada mobil tidak akan serata dengan aslinya. Jika diperhatikan, tekstur mobil yang pernah diwarnai ulang kurang halus, dengan kata lain, berkerut seperti kulit jeruk. Tidak jarang, cat pun terlihat lebih tebal di beberapa bagian.
2. Cat Berwarna Belang
Jika kamu melihat mobil bekas incaranmu memiliki perbedaan warna atau belang pada bagian hood mesin, bagian atas, pintu, sayap depan, dan sayap belakang, kemungkinan besar mobil tersebut pernah mengalami pengecatan ulang. 3. Tanda Bekas Selotip pada Bodi Mobil yang Pernah Dicat Ulang
Tanda bekas selotip seringkali terlihat di bagian paling ujung bodi mobil yang pernah dicat ulang. Selotip digunakan untuk menutupi bagian karet pada pintu dan jendela serta melindungi bagian interior agar tidak terkena cat.
4. Ketidakteraturan Rangka sebagai Indikasi Mobil Bekas Pernah Dicat Ulang
Ketika terlihat ketidakteraturan pada rangka bodi mobil bekas, patut dicurigai bahwa mobil tersebut pernah dicat ulang. Pada proses pengecatan, beberapa bagian bodi perlu dilepas dan saat dipasang kembali, rangka tersebut sering kali tidak serapi seperti semula, misalnya masih terdapat celah di antara panel.
Advertisement
5. Meskipun usia mobilnya sudah tua, namun catnya masih kinclong. Jangan terburu-buru tertarik, periksa terlebih dahulu usia mobilnya. Jika mobil tersebut sudah berumur namun catnya masih terlihat baru, dapat dipastikan mobil tersebut telah dicat ulang. Warna cat mobil yang sering digunakan biasanya akan sedikit memudar.
6. Perhatikan juga jika kamu melihat cat mobil yang baru namun baut komponen seperti rangka di belakang grille dan apron sudah berkarat. Hal ini menunjukkan bahwa mobil tersebut telah dicat ulang sebelumnya.
Pengecatan yang dilakukan di pabrik memiliki standar minimum yang membuat hasilnya lebih baik dan bodi mobil terlihat lebih maksimal. Hasil akhirnya juga lebih kuat dan menarik. Ketika objek memantul di permukaan bodi mobil, bayangannya terlihat jelas seperti cermin. Namun, ketika mobil dicat ulang, bayangan yang dipantulkan justru akan terlihat kabur.
8. Lebih Tebal dari Ketebalan Standar Pabrikan
Cat baru yang digunakan pada mobil biasanya lebih tebal. Standar ketebalan cat mobil umumnya adalah 170-micron.
Jika ketebalan cat melebihi angka yang ditentukan menggunakan alat coating thickness gauge, maka mobil tersebut pasti telah dicat ulang.