Selamat Tinggal Ignis, Bos Suzuki Buka Suara tentang Alasan dan Tanggung Jawab

PT Suzuki Indomobil Sales menghentikan penjualan Ignis di Indonesia menyusul kelesuan pemasarannya di tanah air. Yuk simak!

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Selamat Tinggal Ignis, Bos Suzuki Buka Suara tentang Alasan dan Tanggung Jawab
Selamat Tinggal Ignis, Bos Suzuki Buka Suara tentang Alasan dan Tanggung Jawab (Merdeka.com)

Bos Suzuki Buka Suara Mengenai Alasan dan Tanggung Jawab, Ignis Dilepas dengan Ucapan Selamat Tinggal

PT Suzuki Indomobil Sales memutuskan untuk menghentikan penjualan Ignis di Indonesia setelah mengalami penurunan permintaan yang signifikan di pasar domestik.

Dok. Istimewa
© 2024 otosia.com

Mobil city car kenamaan dari bendera Suzuki di Indonesia, yakni Suzuki Ignis, mendapat kabar yang tidak mengenakkan.

Suzuki Ignis resmi dinyatakan selamat tinggal oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)

Suzuki Ignis resmi dinyatakan selamat tinggal oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)
© Suzuki

Suzuki Ignis yang beredar di Indonesia saat ini merupakan edisi terakhir dan telah resmi dinyatakan untuk tahun ini.

Suzuki Ignis memiliki masa hidup yang panjang

Suzuki Ignis memiliki masa hidup yang panjang
© Suzuki
Dok. Istimewa
© Suzuki

Menandakan masa hidupnya di bawah bendera SIS, Suzuki Ignis dihentikan peredarannya di Indonesia.

Meskipun terlihat baru, ternyata Suzuki Ignis sudah ada di Indonesia sejak 2017 lalu.

Dok. Istimewa
© 2024 otosia.com

Sejak 2017, mobil yang berukuran kompak 3.700 mm x 1.690 mm x 1.595 mm telah beroperasi di Indonesia selama 7 tahun.

Penjualan Suzuki Ignis terhenti karena dua alasan

Penjualan Suzuki Ignis terhenti karena dua alasan
© Suzuki

Harold Donnel, selaku Direktur Pemasaran 4W PT SIS, mengonfirmasi bahwa Suzuki Ignis akan segera berhenti diproduksi oleh PT SIS. Hal ini dikarenakan PT SIS ingin lebih memperkuat kehadiran mobil-mobil buatan dalam negeri dan juga fokus pada mobil listrik. "Kami akan lebih fokus pada produk terelektrifikasi seperti XL7 hybrid dan Ertiga hybrid sesuai dengan rencana perusahaan kami," ujarnya.

Suzuki bertanggung jawab

Suzuki bertanggung jawab
© 2024 otosia.com

Dalam konteks sebagai sebuah brand besar, pertanyaan akan tetap muncul ketika produknya berhenti beredar. Terutama, pertanyaan tentang tanggung jawab terhadap ketersediaan suku cadang karena terkait dengan perawatan oleh pemilik yang sudah ada di Indonesia. "Jangan khawatir, SIS akan tetap memberikan jaminan layanan perawatan dan suku cadang," kata Rafi Al Ghany, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat & Perencanaan Strategis PT SIS.

Rekomendasi