Kia EV2 telah resmi diluncurkan pada awal Januari yang lalu, dan produsen asal Korea Selatan ini mengonfirmasi bahwa mobil listrik termurahnya sudah memasuki tahap produksi massal. Proses produksi Kia EV2 berlangsung di pabrik Zilina, Slovakia, yang telah menyelesaikan program modernisasi jalur perakitannya pada tahun 2025.
Menurut informasi yang dikutip dari ArenaEV, pabrik di Slovakia ini mempekerjakan sekitar 3.700 karyawan dan dilengkapi dengan lebih dari 600 robot yang beroperasi di lima area produksi utama, yaitu pengepresan, bodi, pengecatan, mesin, dan perakitan. Fasilitas ini memiliki kapasitas untuk memproduksi 300.000 unit kendaraan serta 470.000 mesin pada tahun 2025, yang mencakup sekitar 9,3 persen dari total produksi global Kia.
Kia EV2 tersedia dalam tiga varian, yaitu Air, Earth, dan GT Line. Untuk varian dasar, Kia EV2 menawarkan jarak tempuh sekitar 197 mil atau setara 317 km dalam satu kali pengisian daya. Varian ini juga dilengkapi dengan fitur teknologi standar dan hanya tersedia dalam konfigurasi empat kursi.
Selain itu, versi dasar ini telah dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang meningkatkan kenyamanan dan kemudahan berkendara, seperti pelek alloy berukuran 16 inci, kaca spion lipat otomatis, serta pemanas baterai yang sangat bermanfaat saat melakukan pengisian daya di cuaca dingin.
Di sisi lain, tipe Earth memberikan lebih banyak kenyamanan dengan kursi pengemudi yang dapat diatur secara elektrik, pemanas pada kursi dan setir, serta fasilitas pengisian daya ponsel secara nirkabel. Namun, penambahan fitur-fitur mewah tersebut sedikit berdampak pada bobot kendaraan, yang berakibat pada pengurangan jarak tempuhnya.
Advertisement
Varian tertinggi dari Kia EV2, yaitu GT-Line, memiliki konfigurasi lima kursi dan dijual dengan harga sekitar 36.890 euro, yang setara dengan hampir Rp630 juta. Meskipun harganya jauh lebih tinggi dibandingkan varian dasar, GT-Line memberikan pengalaman berkendara yang lebih premium dan desain yang jauh lebih agresif daripada model lainnya.
Model ini dilengkapi dengan pelek berukuran 19 inci, gagang pintu otomatis, serta interior yang terbuat dari bahan kulit sintetis, sehingga memberikan kesan sporty. Dengan harga yang cukup terjangkau di pasar Eropa, serta beragam pilihan baterai dan fitur, Kia EV2 diperkirakan akan menjadi salah satu pemain utama di segmen mobil listrik kompak. Selain itu, model ini juga menegaskan komitmen Kia untuk menghadirkan kendaraan listrik yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.