Pembangunan infrastruktur akhir tahun bukan untuk habiskan anggaran

Dia menolak jika pembangunan yang dilakukan akhir tahun disebut hanya untuk menghabiskan anggaran. Menurutnya, setiap pembangunan yang dilakukan merupakan untuk kebutuhan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pembangunan infrastruktur akhir tahun bukan untuk habiskan anggaran
Para pekerja proyek akhir tahun. ©2016 merdeka.com/desi

Jelang akhir tahun jalanan Ibu Kota atau pun daerah kerap terlihat disibukkan dengan proyek pembangunan infrastruktur. Terkesan proyek tersebut kejar tayang untuk menghabiskan anggaran tahunan.Tak jarang adanya proyek-proyek seperti itu menambah kemacetan jalan raya. Kabid Pemeliharaan Jalan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yudi Febriadi membantah jika pembangunan infrastruktur dari Bina Marga baru dilakukan jelang akhir tahun. Dia mengklaim Bina Marga melakukan pembangunan dari bulan Mei. Sehingga akhir tahun sudah mulai rampung.Kata dia, Bina Marga sekarang tidak lagi menggunakan proses lelang untuk pembangunan kecuali pembangunan jembatan. Sebab, proses pelelangan harus menunggu sekitar satu hingga dua bulan. Pihaknya saat ini menggunakan sistem katalog. "Harga pemerintah yang dikeluarkan oleh LKPT, kita tinggal beli saja melalui elektronik harganya sudah ditentukan oleh pemerintah di LKPT. Kita tinggal beli langsung bisa kontrak," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (7/12).Yudi kembali memastikan bahwa tidak ada lagi pembangunan infrastruktur dari Bina Marga yang dikerjakan jelang akhir tahun. Meski pun ada itu hanya tahap penyelesaian dan bukan dikerjakan jelang akhir tahun.Dia menolak jika pembangunan yang dilakukan akhir tahun disebut hanya untuk menghabiskan anggaran. Menurutnya, setiap pembangunan yang dilakukan merupakan untuk kebutuhan masyarakat.Yudi menegaskan apabila ada pembangunan di jalan bukan proyeknya. Kendati begitu banyak pihak menilai kalau pembangunan tersebut proyek Bina Marga. "Kalau Bina Marga sekarang proyek lanjutan yang tinggal menyelesaikan. Tapi itu melihatnya semua nya proyek jalan tapi enggak taunya ada galian PLN, ada galian Telkom jadi seolah-seolah kerjaan jalan," tandas Yudi.

Rekomendasi