Muhammad Nurdihan, pematung di Museum Bahari dan Museum Sejarah Jakarta, mengaku hanya butuh sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan 44 patung pahlawan, tokoh legenda,
dan ilustrasi patung lainnya."Yang untuk (pembuatan) tokoh-tokoh sudah ditentukan dari acuan museum dibantu deskripsi sejarah. Kita sudah pengalaman tata desain," kata Nurdihan saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya Sabtu pekan lalu. Dengan imbalan Rp 75 juta untuk sebuah patung, pekerjaan Nurdihan bersama 25 anggota tim tergolong cepat. Bahkan rencananya di awal tahun depan semua pengerjaan patung mirip manekin ini rampung.Kinerja cepat seperti ini diragukan oleh sejarawan dan seniman Muhammad Wasith Albar. Sebab menurut Wasith, untuk mengerjakan satu patung pahlawan saja perlu waktu lama buat mencari data. "Menjadi seniman itu harus mempunyai keinginan mengumpulkan informasi, pengetahuan," ujarnya. "Seniman mempunyai konsep kuat biasanya bukan datang dari ahli seni rupa, tapi dari bidang lain seperti filsafat baru ke seni rupa."Wasith melanjutkan sumber informasi untuk membikin patung seorang pahlawan bukan hanya dari buku, tapi juga lewat wawancara. Saat membuat patung Pangeran Jayakarta atau Fatahillah, Nurdihan memakai perasaan dan insting. Dia merasa karakteristik Pangeran Jayakarta sudah dia tampilkan semirip mungkin. "Senyum berwibawa, karismatik, Fatahillah pakai sorban, acuan tingginya ke Asia, menggambarkan Indonesia zaman itu gagah," tutur pematung asal Yogyakata ini.Lagi-lagi ini mendapat kritik dari Wasith. Pengajar di Universitas Indonesia ini berpendapat dekonstruksi terhadap wajah dibenarkan tapi harus tetap pada realita. Selain itu para pelukis tidak diperkenankan memasukkan wajah dirinya atau wajah orang terdekatnya ke dalam lukisan pahlawan seperti dilakukan Raden Saleh."Sekarang realitanya masih ada pengikut Raden Saleh, memasukkan personifikasi dan metafora dirinya," kata Wasith.
Seniman dangkal, wajah pahlawan jauh dari realita
"Menjadi seniman itu harus mempunyai keinginan mengumpulkan informasi, pengetahuan."
Advertisement
Rekomendasi