Keramat Apih gaet pejabat

Saban menjelang pemilu, calon anggota legislatif dan kandidat presiden rajin mengunjungi Apih.

Faisal Assegaf
Oleh Faisal Assegaf - Reporter
Keramat Apih gaet pejabat
Suasana rumah Apih di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (10/2). (merdeka.com/imam buhori)

Banyak orang percaya dengan keramat Raden Surya Kencana Diningrat alias Kiai Haji Cholik Soetardjo, namun lebih dikenal dengan sebutan Apih. Mulai dari rakyat biasa hingga artis dan pejabat.Menurut sumber merdeka.com rajin bertandang ke kediaman Apih di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saban malam Jumat banyak orang mandi kembang. "Setahu saya, artis rajin ke sana adalah penyanyi dangdut Uut Permatasari," katanya Jumat pekan lalu.Apalagi menjelang pemilihan umum 2014. Barito sangat yakin bakal banyak calon legislatif, calon presiden, dan calon wali kota atau calon bupati datang meminta doa restu Apih. Dia mencontohkan pada pemilu 2004, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya terpilih sebagai presiden Indonesia keenam bersama Amien Rais juga melawat ke sana. "Biasanya kalau untuk tokoh-tokoh penting, Apih menerima mereka di rumahnya di Kota Bogor." Bahkan, sumber yang sama pekan lalu mengantar seorang calon anggota DPRD Jawa Tengah minta didoakan oleh Apih. Ketika merdeka.com berkunjung ke rumah Apih dua hari berturut-turut, Mansyur (calon bupati Bogor), termasuk yang rajin mendatangi rumah Apih.Sumber itu mengungkapkan pasangan Joko Widodo alias Jokowi dan Basuki Tjahja Purnama akrab disapa Ahok juga minta didoakan agar menang dalam pemilihan gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Hasilnya, Pasangan ini melaju ke putaran ekdua menghadapi duet Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Jokowi dan Ahok akhirnya terpilih sebagai gubernur Jakarta. Sebagai rasa syukur, tim sukses pasangan Jokowi-Ahok menggelar syukuran dan dangdutan di kediaman Apih ketika hasil hitung cepat berpihak pada pasangan ini.

Ada dugaan, Apih telah memberi sokongan terhadap Prabowo Subianto, calon presiden dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Sebab, Apih tempak memakai jaket dan topi partai binaan Prabowo itu. Di teras biasa tempat binatang peliharaannya bermain, berkibar bendera Gerindra. Contoh paling anyar diungkapkan sendiri oleh Apih. Dia menyebut dua bulan sebelum diangkat sebagai kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno menghubungi Apih. "Dia menelepon dan minta tolong karena sudah mau pensiun," ujar Apih. Putut lantas dilantik sebagai Kepala Polda Metro Jaya menggantikan Inspektur Jenderal Untung S. Rajab akhjir tahun lalu. Seorang polisi mendengar cerita itu juga kagum dengan keramat Apih. "Biasanya, baru bisa menjadi Kapolda Metro Jaya setelah menjabat kepala Polda Jawa Timur dan Sumatera Utara. Tapi Putut sungguh beruntung. Bekas ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini tidak harus melewati tahapan itu. Dari Bandung, dia langsung melompat ke Jakarta.

Rekomendasi