Resign dari Perusahaan Retail, Kisah Ibu Rumah Tangga Sukses Buka Catering Tumpeng dengan Modal Nol Rupiah Ini Menginspirasi

Annisa resign dan memulai bisnisnya di bidang makanan.

Vinna Wardhani
Oleh Vinna Wardhani - Reporter
Resign dari Perusahaan Retail, Kisah Ibu Rumah Tangga Sukses Buka Catering Tumpeng dengan Modal Nol Rupiah Ini Menginspirasi
Resign dari Perusahaan Retail, Kisah Ibu Rumah Tangga Sukses Buka Catering Tumpeng dengan Modal Nol Rupiah Ini Menginspirasi (Merdeka.com)

Sebuah kanal YouTube bernama Ruang Pengusaha membagikan kisah sukses seorang ibu rumah tangga bernama Annisa Risky. Perempuan yang tinggal di Kendari, Sulawesi Tenggara itu awalnya sempat menjadi karyawan retail di salah satu perusahaan. 

Annisa kemudian resign dan memulai bisnisnya di bidang makanan. Siapa sangka bisnis tumpengnya laris manis hingga sukses membentuknya sebagai pebisnis muda. Selengkapnya, simak kisah perjalanan hidup Annisa Risky.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Annisa memulai kisahnya di tahun 2020. Pada saat itu dirinya merupakan karyawan salah satu perusahaan retail di Kendari, Sulawesi Tenggara. Ia memutuskan resign setelah menikah dan hamil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bukan karena sudah tak mau bekerja, Annisa memilih resign karena menyadari kemampuannya sudah tak seperti dulu lagi. Performanya menurun lantaran harus mengurus banyak hal di rumah dan perusahaan.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Terbiasa bisa menghasilkan uang sendiri, Annisa mulai resah saat hanya jadi ibu rumah tangga. Ide membuka bisnis tumpeng muncul setelah kakaknya sempat minta tolong untuk memesankan tumpeng acara ulang tahun.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Siapa sangka, kreativitas Annisa dalam membuat tumpeng diterima dengan baik oleh kakaknya. Mulailah ia membuka order pembuatan tumpeng. Total sampai hari ini Annisa sudah melayani lebih dari 800 customer.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Setiap tumpeng yang dijual biasanya Annisa mematok harga mulai dari Rp300 ribu. Harga ini menyesuaikan harga sembako di pasaran yang belakangan ini cenderung naik. Untungnya pelanggan Annisa tak kabur. Justru ia sempat melayani bank-bank penting dan nasabah prioritas.

"Prinsip dalam perdagangan saya, janganlah kita terlalu kuat menggenggam karena kalau kita menggenggam angin tidak akan masuk. Kalau ada rezeki masuk jangan kita genggam semua. Bagilah dengan orang sekitar," tuturnya.

YouTube

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Kisah sukses Annisa pun viral di YouTube. Ia berhasil menginspirasi banyak ibu rumah tangga untuk terus berkreasi meskipun banyak waktu di rumah saja.

"Masyaallah semoga berkah, lancar, dan berkembang terus usahanya, bermanfaat bagi banyak orang. Semangat Bu Owner," tulis netizen.

YouTube

Rekomendasi