Pria lansia itu tertangkap razia saat beraksi di kawasan Senayan Jakarta
Advertisement
Advertisement
Saat razia, Y yang tengah memulung di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, diketahui membawa uang tunai Rp18 juta lebih. Uang dalam bentuk pecahan ratusan ribu itu dililitkan di perut menggunakan kain, seperti dikutip dari liputan6.com.
Advertisement
Sehari-hari, Y memulung dan mengemis di ibu kota. Saat beraksi di kawasan JPO Jalan Jenderal Sudirman, dirinya mengemis dengan cara memelas mencari perhatian warga yang melewati JPO tersebut.
Selama di Ibu Kota, Y sering tidur di masjid daerah Pasar Senen, Jakarta Pusat. Ia tak punya tempat tinggal di Jakarta. Menurut pengakuannya, sang anak tinggal di kampung halaman, sementara istrinya sudah meninggal dunia. (Foto: Freepik)
Advertisement
Uang senilai Rp18,8 juta itu merupakan hasil mengemis Y selama dua tahun. Awalnya, uang tersebut receh, kemudian ditukarkan ke bank. Akibat terjaring razia, Y dikirim ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Kembangan, Jakarta Barat, untuk menjalani pembinaan. Y pun berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya mengemis. (Foto: Pixabay IqbalStock)
Advertisement