Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bator, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur layak disebut pesta demokrasi berdarah. Kemarahan pendukung salah satu calon kepala desa (kades) dilampiaskan dengan membacok pendukung calon kades lain saat mereka melintas di Jalan Raya Perdana Halim Kusuma pada Rabu (5/4/2023) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kondisi sesaat selepas kejadian terekam kamera amatir dan videonya tersebar di grup-grup WhatsApp warganet semarang. Pada rekaman video tersebut tampak dua korban pembacokan terkapar di tepi jalan dalam kondisi bersimbah darah. Sementara itu, seorang korban lain tampak berdiri dengan tubuh bersimbah dadar sembari memegang dua buah celurit.
Pada video tersebut, korban mengungkapkan bahwa para pelaku pembacokan melarikan diri mengendarai mobil usai membacok mereka.
Advertisement
Beda Pilihan Calon Kades
Pihak Polres Bangkalan menduga insiden berdarah itu berkaitan dengan Pilkades di Desa Bator, Kecamatan Klampis. Pelaku dan korban diketahui berbeda pilihan, seperti dikutip dari akun Instagram @wecarebangkalanmadura, Senin (10/4).
Adapun ketiga korban pembacokan yang merupakan warga Kecamatan Klampis ialah Mayyis Abdullah (51), Amiluddin (55), dan Rifa’i. Pembacokan yang dilakukan pendukung calon kades lain menyebabkan ketiga korban terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP. Bangkit Dananjaya menuturkan, sesaat setelah kejadian, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pembacokan.
Advertisement