Potret Kampung Terpencil di Tuban, Hanya Bisa Ditempuh dengan Perahu saat Hujan

Salah satu kampung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi kawasan terisolir setiap kali musim hujan tiba. Kampung ini hanya bisa diakses menggunakan perahu.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Potret Kampung Terpencil di Tuban, Hanya Bisa Ditempuh dengan Perahu saat Hujan
Potret kampung terpencil di Kabupaten Tuban, tak ada jalan darat hanya bisa dilalui perahu saat musi. ©2023 Merdeka.com/Dok. Pemkab Tuban

Salah satu kampung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi kawasan terisolir setiap kali musim hujan tiba. Kampung yang terletak di tengah-tengah rawa itu tidak memiliki akses jalan darat sehingga hanya bisa dijangkau dengan menggunakan moda transportasi perahu.

Kampung tersebut adalah Dusun Dermalang, Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Kampung ini merupakan satu-satunya dusun yang terletak jauh dari pusat Desa Mlangi.

Saat musim hujan, perahu menjadi satu-satunya transportasi yang bisa digunakan untuk menjangkau kampung tersebut. Perahu harus menyisir sungai dengan jarak sekitar empat kilometer dari pusat Desa Mlangi.

Tak Ada Jalan Darat

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN (@kabupatentuban)

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengunjungi Dusun Dermalang pada Kamis (2/3/2023) lalu bersama sejumlah pejabat terkait dengan menumpangi perahu motor kecil. Kehadiran Bupati Halindra disambut hangat masyarakat Dusun Dermalang karena selama ini kampung tersebut kurang mendapat perhatian.

Dikutip dari akun Instagram resmi Pemkab Tuban, Kampung Dermalang sendiri dihuni oleh sekitar 68 Kepala Keluarga dengan total penduduk 232 jiwa.

Usai kunjungan Bupati Halindra, Pemkab Tuban berjanji bakal memberikan bantuan perahu mesin yang memadai serta jalan lingkar desa agar mempermudah aktivitas masyarakat.

Baca Juga Adem dan Estetik, 7 Desain Rumah Desa Japandi Ini Jadi Favorit Tahun 2026

Luapan Sungai

Sebenarnya pada musim kemarau, terdapat jembatan-jembatan darurat dari anyaman bambu yang biasa digunakan warga Dusun Dermalang sebagai akses menuju dusun lain. Namun, saat musim hujan tiba, jembatan tersebut tidak bisa digunakan karena terendam air luapan sungai.

Alhasil, masyarakat hanya dapan memanfaatkan transportasi perahu dari dan menuju Dusun Dermalang. Pasalnya, hingga kini juga belum ada jalan lingkar desa yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kunjungan Bupati Halindra ke Kampung Dermalang bertujuan untuk mengajak warga dan para pejabat di lingkungan setempat berdiskusi serta mencari solusi terkait minimnya akses jalan menuju kampung tersebut. Kunjungan ini juga diapresiasi oleh para warganet karena dinilai sebagai bentuk kepedulian orang nomor satu di Pemkab Tulungagung.

Baca Juga Kabupaten Temanggung Raih DAK Rp3 Miliar untuk Program Air Bersih 2026
Halaman Berikutnya Dapat Restu Keluarga Bani Bishri, Cucu Pendiri NU Siap Maju Bursa Ketum PBNU
Rekomendasi