Pilih Diam Soal Palestina di Media Sosial, Salmafina Ungkap Alasannya

Beberapa waktu ini dunia kembali digemparkan dengan pemberitaan zionis Israel yang membombardir rakyat Palestina. Jika sebelumnya rumah sakit menjadi tempat perlindungan, serangan Israel kali ini semakin membabi buta. Banyak warga sipil dan anak-anak menjadi korban serangan bom hingga rudal.

Vinna Wardhani
Oleh Vinna Wardhani - Reporter
Pilih Diam Soal Palestina di Media Sosial, Salmafina Ungkap Alasannya
salmafina. ©2019 Merdeka.com

Beberapa waktu ini dunia kembali digemparkan dengan pemberitaan zionis Israel yang membombardir rakyat Palestina. Jika sebelumnya rumah sakit menjadi tempat perlindungan, serangan Israel kali ini semakin membabi buta. Banyak warga sipil dan anak-anak menjadi korban serangan bom hingga rudal.

Kekejaman tentara Israel ini membuat tak sedikit public figure tanah air angkat bicara. Banyak yang menunjukkan dukungannya lewat sosial media yang dimiliki. Bahkan penggalangan dana besar-besaran juga dilakukan untuk diberikan kepada rakyat Palestina.

Kendati demikian, hal berbeda rupanya dilakukan Salmafina. Anak dari Sunan Kalijaga ini memilih untuk tak melakukan kampanye di sosial medianya. Tak sedikit netizen kemudian bertanya apa alasan Salmafina memilih untuk bungkam tak bersuara.

Melansir dari akun Instagramnya, Salmafina menjelaskan alasan ia tak ambil andil buka suara soal Palestina. Berikut pernyataan Salmafina selengkapnya.

Pilih Bergerak Nyata

Tak bermaksud acuh tak acuh, Salmafina dengan tegas mengatakan jika dirinya lebih mementingkan tindakan nyata daripada berkoar-koar lewat sosial media. Ia menambahkan jika selama ini dirinya juga mengikuti perkembangan berita terkait Palestina.

"Saya bukannya enggak mau speak up, tapi saya lebih memilih baca berita dan nyumbang langsung dan berdoa agar Yesus memulihkan dunia ini dan memberikan kedamaian bagi saudara kita tanpa banyak ngoceh," tegas Salmafina.

Diam Bukan Berati Tak Lakukan Apapun

Lebih lanjut, Salmafina juga menjelaskan jika ia memang tipe orang yang tak banyak sesumbar. Ia juga kembali menegaskan meskipun pilihannya diam di sosial media, bukan berarti dirinya tak melakukan apapun.

"Mungkin memang kepribadian saya gitu, enggak suka berisik, cukup diam dan kalau mau bantu ya bantu. Lagi-lagi orang yang diam itu bukan berarti dia enggak peduli. Kan Tuhan lihat hati bukan lihat Instagram," imbuhnya.

Rekomendasi