Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh suka cita bagi umat muslim di seluruh dunia. Di bulan yang penuh berkah dan rahmat ini, para umat Islam berlomba-lomba untuk menjalankan sebanyak mungkin ibadah guna meraih rida dan pahala dari Allah SWT.
Salah satu momen istimewa bulan Ramadan adalah keberadaan malam Lailatul Qodar. Malam lailatul qodar dipercaya oleh para ulama sebagai malam diturunkannya al-Quran ke muka bumi ini melalui nabi Muhammad SAW.
BACA JUGA : Rakaat sholat lailatul qadar, pahami niat dan tata caranya
Malam lailatul qodar juga sering disebut dengan malam seribu bulan karena di malam ini, terdapat keberkahan seribu bulan dan bagi siapa saja yang memohon doa akan dikabulkan permintaannya. Untuk itu, banyak umat muslim sangat menanti-nanti datangnya malam ini.
Meski demikian, kedatangan malam lailatul qodar tidak dapat diketahui secara pasti. Untuk itu, seluruh umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah secara istiqomah, termasuk di dalamnya melakukan sholat sunnah lailatul qodar.
Sholat lailatul qadar dapat dilakukan oleh umat muslim sejak awal bulan Ramadan hingga sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai bacaan niat sholat lailatul qodar beserta tata caranya yang wajib diketahui.
BACA JUGA: Niat dan Tata Cara Sholat Lailatul Qodar
Advertisement
Keistimewaan Malam Lailatul Qodar
Dilansir dari laman dalamislam.com, malam lailatul qodar adalah malam yang istimewa dan bahkan disebutkan oleh Allah SWT dalam surat Al Qadr ayat 1-5 yang berbunyi;
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْر لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ نَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ .سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.“(Al-Qadr: 1-5).
Rasulullah SAW juga terbiasa beritikaf di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan guna mendapatkan pahala serta ampunan Allah SWT, sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits berikut ini;
“Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya).
“Barangsiapa melakukan shalat malam pada saat Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)
Pada malam lailatul qodar ini, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan sebanyak-banyaknya ibadah seperti misalnya sholat sunnah lailatul qodar. Dijelaskan dalam Kitab Khazinatul Asror karya Syekh Muhammad Haqi an-Nazili, yang didasarkan pada hadis riwayat Ibn Abbas, bahwa orang yang mendirikan sholat lailatul qodar akan diampuni dosanya serta dosa orang tuanya, dan malaikat akan menanam pepohonan di surga, membangun gedung-gedung, dan mengalirkan sungai-sungai di surga untuk orang tersebut.
Advertisement
Bacaan Niat Sholat Lailatul Qodar
Sholat lailatul qodar dapat dikerjakan dengan jumlah minimal dua rakaat. Berikut adalah bacaan niat sholat lailatul qodar;
"Ushalli sunnata lailatil qadri rak’ataini lillahi ta’aalaa."
Artinya: "Saya berniat sholat sunnah lailatul qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala."
Advertisement
Tata Cara Sholat Lailatul Qodar
Menunaikan sholat sunnah lailatul qodar pada dasarnya tak jauh berbeda dengan sholat-sholat sunnah lainnya. Yang menjadikan pembeda hanyalah bacaan niatnya saja. Berikut ini adalah tata cara sholat lailatul qodar yang lengkap, dikutip dari brilio.net;
1. Membaca niat sholat lailatul qodar
Sholat lailatul qadar dapat dikerjakan sebanyak dua rakaat atau empat rakaat. Niat sholat lailatul qadar dua rakaat adalah sebagai berikut:
"Ushalli sunnata lailatil qadri rak’ataini lillahi ta’aalaa."
Artinya: "Saya niat shalat sunnah lailatul qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala."
Sementara, niat sholat lailatul qadar empat rakaat adalah sebagai berikut:
"Ushalli sunnata lailatil qadri arba’arakaatin lillahi ta’aalaa."
Artinya: "Saya niat shalat sunnah lailatul qadr empat rakaat karena Allah Ta'ala."
2. Takbiratul ikhram
Tidak berbeda dengan awalan ketika menjalankan sholat lainnya, dalam sholat lailatul qadar juga diawali dengan gerakan takbiratul ikhram yang mengucap kalimat takbir yaitu "Allahu Akbar".
3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek.
Langkah selanjutnya adalah membaca surat Al-Fatihah pada tiap rakaat. Dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlas 7 kali atau At-Takatsur 1 kali, kemudian Al-Ikhlas 3 kali atau Al-Qadr sebanyak 3 kali. Namun apabila terdapat kesulitan dalam membaca surat-surat pendek tersebut, Anda dapat membaca surat pendek lainnya sesuai kemampuan masing-masing.
4. Tidak menggunakan tahiyat awal.
Dalam sholat lailatul qodar, ada sedikit perbedaan dengan sholat wajib empat rakaat. Yaitu, pada rakaat kedua sholat lailatul qodar tidak perlu dilakukan duduk tahiyat. Namun, langsung bangun dan melanjutkan rakaat yang ketiga.
5. Tahiyat akhir.
Jika sudah sampai rakaat keempat, lakukan duduk tahiyat akhir sambil mengucap doa tahiyat yang sama dengan doa tahiyat pada sholat-sholat lainnya.
6. Mengucap salam.
Setelah selesai membaca doa tahiyat akhir, lakukan salam.
7. Berdoa.
Terdapat doa yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk dipanjatkan setelah melaksanakan sholat lailatul qadar. Doa tersebut adalah:
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’."
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamba-Nya, maka ampunilah kesalahanku."