6 Penyebab Tumit Pecah-pecah yang Sering Terjadi, Jangan Anggap Sepele

Banyak faktor yang dapat memengaruhi hal ini, dan pastinya Anda harus mengetahui penyebab tumit pecah-pecah ini mulai dari sekarang. Tumit pecah-pecah dianggap akan dapat menurunkan rasa percaya diri dan pastinya akan sangat mengganggu penampilan Anda.

Rakha Fahreza Widyananda
6 Penyebab Tumit Pecah-pecah yang Sering Terjadi, Jangan Anggap Sepele
Ilustrasi tumit pecah. boldsky.com

Jika Anda seringkali melihat adanya retakan pada tumit Anda, biasanya mungkin akan langsung berasumsi hal tersebut karena tumit Anda kurang terhidrasi atau kurang adanya kelembapan kulit. Namun, sebenarnya dalam beberapa kasus, mungkin ada alasan lain yang menjadi penyebab tumit pecah-pecah dan mengelupas.

Banyak faktor yang dapat memengaruhi hal ini, dan pastinya Anda harus mengetahui penyebab tumit pecah-pecah ini mulai dari sekarang. Tumit pecah-pecah dianggap akan dapat menurunkan rasa percaya diri dan pastinya akan sangat mengganggu penampilan Anda.

Dilansir dari Brightside.me, berikut ini kami telah rangkum untuk Anda 6 penyebab tumit pecah-pecah yang sering terjadi.

1. Berat Badan

Penyebab tumit pecah-pecah yang pertama adalah berat badan berlebih. Kaki Anda menanggung beban seluruh tubuh Anda. Jadi, ketika Anda menambah berat badan dan hal itu meningkatkan tekanan pada bantalan lemak di bawah tumit Anda.

Dalam hal ini, tumit Anda dipaksa untuk mengembang ke samping untuk menopang lebih banyak beban. Jika kulit Anda kekurangan kelembapan, tumit akan mudah menjadi pecah-pecah.

2. Kekurangan Vitamin

Penyebab tumit pecah-pecah berikutnya adalah kurangnya kadar vitamin bagi tubuh. Tanpa beberapa vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya, kulit Anda tidak dapat berfungsi dengan baik dan menjadi kering dan tebal. Tambahkan lebih banyak makanan yang kaya vitamin A, B3, C, E, seng, dan asam lemak omega-3 ke dalam makanan Anda. 

3. Penggunaan Sepatu yang Salah

Penyebab tumit pecah-pecah juga dapat disebabkan karena penggunaan sepatu yang salah. Sepatu dengan punggung terbuka seperti sandal jepit atau sandal biasanya memungkinkan lemak di bawah tumit membesar ke samping dan meningkatkan kemungkinan retak pada tumit Anda.

Sepatu yang tidak pas dan sol yang tipis juga dapat menyebabkan tumit pecah-pecah dan nyeri tumit. Kenakan sepatu dengan tumit tertutup yang memberi Anda penyangga yang tepat. Anda juga dapat berbicara dengan ahli penyakit kaki untuk memastikan ukuran sepatu Anda tepat.

4. Menopause

Penyebab tumit pecah-pecah juga dapat disebabkan karena menopause. Setelah menopause, beberapa wanita cenderung mengalami "keratoderma", suatu kondisi yang dapat menyebabkan kulit pecah-pecah pada tumit dan bagian tubuh lainnya.

Untuk menghilangkan retakan pada tumit, Anda bisa mencoba mengoleskan salep estrogen secara topikal, tapi jangan lupa konsultasikan dulu ke dokter.

5. Berdiri Terlalu Lama

Penyebab tumit pecah-pecah berikutnya karena kebiasaan berdiri terlalu lama. Berdiri dalam waktu lama, terutama di lantai keras atau kayu dapat memberikan tekanan tambahan pada tumit Anda dan stres pada kulit di area ini.

Cobalah untuk  menghindari berdiri terlalu lama. Jika itu tidak memungkinkan, lakukan beberapa latihan sederhana untuk mendistribusikan kembali tekanan dari tumit Anda dari waktu ke waktu.

6. Rutinitas Mandi yang Salah

Penyebab tumit pecah-pecah juga dapat disebabkan oleh aktivitas mandi yang salah. Mandi ataupun berendam dalam waktu lama dan sangat panas bukanlah ide yang baik karena air di kaki Anda dapat menghilangkan minyak alami dari kulit dan membuatnya terasa kasar dan kering.

Selain itu, sabun dan deterjen yang keras dapat merusak pelindung alami kulit. Selalu gunakan air hangat saat mandi , batasi waktu Anda di kamar mandi menjadi 5-10 menit untuk menghindari hilangnya kelembapan lebih banyak, lap kaki Anda dengan handuk setelah mencucinya, dan pastikan untuk menggunakan pelembab. Lebih baik juga menghindari sabun yang keras atau produk perawatan kulit beraroma.

Rekomendasi