Potret Sungai di Sebelah Mall Surabaya Penuh Busa Tak Kelihatan Airnya, Ini Faktanya

Sungai di sebelah Pakuwon City Mall tertutup busa hingga tidak kelihatan airnya. Ini fakta selengkapnya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Potret Sungai di Sebelah Mall Surabaya Penuh Busa Tak Kelihatan Airnya, Ini Faktanya
Potret sungai di Surabaya penuh busa. ©2022 Merdeka.com/Instagram @ericahyadi_

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunggah video kiriman warganet yang menunjukkan kondisi sungai di sebelah Pakuwon City Mall tertutup busa hingga tidak kelihatan airnya.

Tak butuh waktu lama, unggahan video tersebut langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang menyayangkan kondisi sungai tercemar limbah itu.

"Sungai sebelah Pakuwon City Mall ketutupan busa sampai enggak kelihatan airnya. Kayaknya limbah atau enggak tahu apa, pokoknya sedih lihatnya," tulis pemilik akun Instagram @budalrek yang mengabadikan kondisi sungai tersebut.

Tindak Lanjut Pemkot

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eri Cahyadi (@ericahyadi_)

Setelah mendapat kiriman video dari warganet, Wali Kota Surabaya mengaku langsung menginstruksikan dinas terkait untuk mengecek penyebab serta mencari solusi mengapa sungai tertutup busa. 

"Tim kini sedang proses cek di lokasi. Saya sudah instruksikan ke dinas terkait. Kita cek penyebab dan cari solusinya," ungkap Eri Cahyadi melalui akun Instagram pribadinya @ericahyadi_ 

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu menjelaskan bahwa sebelumnya fenomena melimpahnya busa di sungai disebabkan oleh limbah rumah tangga. 

"Dari kejadian sebelumnya, fenomena semacam ini biasanya berasal dari limbah rumah tangga. Kita terus perbanyak IPAL Komunitas untuk mengendalikan polutan yang ada di rumah tangga, dari air bekas mandi, mencuci baju, WC, dan sejenisnya," pungkas Eri Cahyadi. 

Baca Juga Kemenko Perekonomian Dorong Peningkatan Konektivitas Antarmoda TPS untuk Efisiensi Logistik Nasional

Komentar Warganet

Video yang menunjukkan kondisi sungai di sebelah Pakuwon City Mall Kota Surabaya itu ramai dikomentari warganet. 

"Itu limbah pabrik. Kalau limbah rumah tangga tidak mungkin sebanyak itu," komentar pemilik akun Instagram @riff_boss. 

"Tolong diberi sanksi tegas pak karena urusan lingkungan tidak bisa main-main, harus dibuat jera," tulis @florencedyjhe.   "Perasaan ini sudah dari dulu begini. Alhamdulillah ada yang lapor dan direspons," komentar @winawibowo_.  
Baca Juga Surabaya Kuatkan Kepercayaan Publik Lewat Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026
Rekomendasi