Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Penyakit GERD dan Cara Mengatasinya yang Patut Diketahui, Baca Selengkapnya

Penyebab Penyakit GERD dan Cara Mengatasinya yang Patut Diketahui, Baca Selengkapnya Ilustrasi sakit perut. Shutterstock/9nong

Merdeka.com - Refluks asam terjadi ketika isi dari perut naik ke kerongkongan. Kondisi ini juga disebut regurgitasi asam atau refluks gastroesofagus. Jika Anda memiliki gejala refluks asam lebih dari dua kali seminggu, Anda mungkin memiliki kondisi yang dikenal sebagai penyakit gastroesophageal reflux atau yang seringkali disingkat sebagai GERD.

Jika tidak diobati, terkadang dapat menyebabkan komplikasi serius. Kebanyakan orang dapat mengatasi ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh GERD dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan yang dijual bebas. Tetapi, beberapa penderita GERD mungkin juga memerlukan obat atau operasi yang lebih kuat untuk meredakan gejalanya.

Berikut ini adalah informasi selengkapnya mengenai penyakit GERD seperti penyebab GERD, gejala GERD, dan bagaimana cara mengatasinya yang menarik untuk Anda ketahui.

Penyebab Penyakit GERD

Penyebab penyakit GERD adalah refluks asam yang terjadi secara terus-menerus. Saat Anda menelan, pita otot melingkar di sekitar bagian bawah kerongkongan (sfingter esofagus bagian bawah) rileks untuk memungkinkan makanan dan cairan mengalir ke perut Anda. Kemudian sfingter menutup lagi.

Jika sfingter rileks secara tidak normal atau melemah, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan Anda. Pencucian asam yang terus-menerus ini mengiritasi lapisan kerongkongan, sering kali menyebabkannya meradang.

Namun, GERD juga dapat hadir tanpa kerusakan esofagus (sekitar 50 – 70% pasien memiliki bentuk penyakit ini), dikutip dari laman International Foundation for Gastrointestinal Disorders. Tingkat cedera pada kerongkongan dan tingkat keparahan GERD tergantung pada frekuensi refluks, jumlah waktu bahan refluks tetap berada di kerongkongan, dan jumlah asam di kerongkongan.

Gejala Penyakit GERD

Dikutip dari laman mayoclinic.org, tanda dan gejala umum GERD meliputi beberapa hal di bawah ini:

  • Sensasi terbakar di dada (mulas), biasanya setelah makan, yang mungkin lebih buruk di malam hari
  • Sakit dada
  • Kesulitan menelan
  • Regurgitasi makanan atau cairan asam
  • Sensasi ada benjolan di tenggorokan
  • Jika Anda mengalami refluks asam pada malam hari, Anda mungkin juga mengalami:

  • Batuk kronis
  • Radang tenggorokan
  • Asma baru atau yang memburuk
  • Tidur yang terganggu
  • Segera cari perawatan medis jika Anda mengalami nyeri dada, terutama jika Anda juga mengalami sesak napas, atau nyeri rahang atau lengan. Karena hal tersebut mungkin juga merupakan tanda dan gejala serangan jantung.

    Komplikasi Penyakit GERD

    Seiring waktu, peradangan kronis di kerongkongan akibat GERD dapat menyebabkan:

  • Penyempitan kerongkongan (striktur esofagus). Kerusakan kerongkongan bagian bawah dari asam lambung menyebabkan jaringan parut terbentuk. Jaringan parut mempersempit jalur makanan, yang menyebabkan masalah menelan.
  • Luka terbuka di kerongkongan (ulkus esofagus). Asam lambung dapat mengikis jaringan di kerongkongan, menyebabkan luka terbuka. Ulkus esofagus dapat berdarah, menyebabkan rasa sakit dan membuat sulit menelan.
  • Perubahan prakanker pada kerongkongan (Barrett's esophagus). Kerusakan akibat asam dapat menyebabkan perubahan pada jaringan yang melapisi esofagus bagian bawah. Perubahan ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan.
  • Cara Mengatasi Penyakit GERD Ala Rumahan

    Terdapat beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda meringankan gejala GERD. Dikutip dari healthline.com, beberapa di antaranya adalah:

  • berhenti merokok
  • menurunkan berat badan berlebih
  • makan makanan kecil
  • mengunyah permen karet setelah makan
  • hindari berbaring setelah makan
  • hindari makanan dan minuman yang memicu gejala Anda
  • hindari memakai pakaian ketat
  • berlatih teknik relaksasi
  • Beberapa obat herbal mungkin juga memberikan bantuan. Herbal yang biasa digunakan untuk mengatasi penyakit GERD antara lain:

  • kamomil
  • akar licorice
  • akar marshmallow
  • Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, telah masuk beberapa laporan tentang penurunan refluks asam setelah mengonsumsi suplemen, tincture, atau teh yang mengandung herbal ini. Namun dalam beberapa kasus, pengobatan herbal dapat menimbulkan efek samping atau mengganggu pengobatan tertentu. Untuk itu, sebaiknya selalu konsultasikan dengan ahlinya seblum mengonsumsi obat-obatan apa pun.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP