Orang Tua Bolak-balik Rugi Gagal Panen Melon, Pemuda Ini Coba Tanam di Lahan Sempit Depan Rumah, Tak Disangka Cuannya Berlipat Ganda

Geregetan karena orang tuanya selalu rugi akibat gagal panen, pemuda ini berinisiatif menanam melon di lahan sempit depan rumah dan omzetnya capai jutaan rupiah

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Orang Tua Bolak-balik Rugi Gagal Panen Melon, Pemuda Ini Coba Tanam di Lahan Sempit Depan Rumah, Tak Disangka Cuannya Berlipat Ganda
Orang Tua Bolak-balik Rugi Gagal Panen Melon, Pemuda Ini Coba Tanam di Lahan Sempit Depan Rumah, Tak Disangka Cuannya Berlipat Ganda (Merdeka.com)

Orang Tua Bolak-balik Rugi Gagal Panen Melon, Pemuda Ini Coba Tanam di Lahan Sempit Depan Rumah, Tak Disangka Cuannya Berlipat Ganda

Berawal dari ortu yang gagal panen melon di kebun, tak disangka ia kini dapat omzet jutaan rupiah tiap panen. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dua tahun terakhir, pasangan suami istri yang berprofesi sebagai petani melon di Kabupaten Jombang Jawa Timur selalu merugi akibat gagal panen. Melihat keterpurukan orang tua, Ahmad Alfian Rohmadi pun berinisiatif menanam melon dengan cara berbeda dari bapak ibunya.

(Foto: Dok. BKKBN)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemuda 25 tahun itu berinisiatif menanam melon dengan metode hidroponik fertigasi atau sistem tetes fertigasi. Sistem ini memungkinkan pemberian air dan nutrisi kepada tanaman secara bersamaan melalui pipa yang ditempatkan di dekat akar tanaman.

(Foto: Freepik rawpixel.com)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemuda asal Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang ini menyulap lahan sempit berukuran 6 x 20 meter di halaman rumah sebagai green house sederhana untuk budi daya melon

(Foto: YouTube Liputan6)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada bulan keempat setelah penanaman, melon mulai berbuah dengan hasil melimpah. Setiap pohon mampu menghasilkan sekitar 4 hingga 5 buah melon dengan berat rata-rata sekitar 4 hingga 5 kilogram per buah.

(Foto: YouTube Liputan6)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Budi daya melon dengan metode fertigasi ini membuat kontrol terhadap pasokan air dan nutrisi tanaman lebih baik, sehingga akar tanaman tidak mengalami kekurangan atau kelebihan air.

(Foto: YouTube Liputan6)

Solusi Inovatif

Alfian mengaku idenya menanam melon dengan metode fertigasi muncul karena kebun melon milik bapaknya berkali-kali gagal panen.

"Bapak saya menanam di lahan persawahan, dalam dua tahun terakhir beliau gagal panen akibat cuaca," terangnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Melon yang dibudidayakan Alfian adalah melon sweet honey yang termasuk jenis melon premium. 

"Rasanya manis, agak krenyes-krenyes seperti buah pir," ungkap Ananda Anisa, salah satu pembeli melon yang datang langsung ke green house milik Alfian.

Omzet

Omzet
© 2023 merdeka.com/Pixabay IqbalStock

Dari 300 pohon melon yang ditanam di green house halaman rumahnya, omzet Alfian setiap kali musim panen mencapai jutaan rupiah.

Budi daya melon di dalam green house terjamin keberhasilannya karena tanaman bebas dari serangan hama.

Rekomendasi