Tempoa Art Gallery atau yang dikenal dengan Museum Bioskop Jambi merupakan aset penting bagi bangsa Indonesia, bahkan dunia. Tempat ini merupakan museum bioskop terbesar di Asia.
Advertisement
Penggiat sejarah Jambi, Jumardi Putra menjelaskan, dulunya Jambi memiliki sejumlah bioskop.
"Jaringannya sampai ke daerah-daerah. Di Muara Tembesi, Bungo dan lainnya masih ada jejaknya. Bekas bioskop,” terangnya, dikutip dari situs resmi Kebudayaan Kemdikbud RI.
Advertisement
Tempoa Art Gallery dulunya dibangun sebagai bioskop kelas VIP. Seiring waktu, bangunan ini difungsikan sebagai museum yang menyimpan bersejarah dari bioskop Kota Jambi pada periode 1970-1990. Bangunan ini dulunya milik keluarga Harkopo Lie.
Advertisement
Museum ini menyimpan berbagai artefak perfilman. Mulai dari poster, proyektor, kursi bioskop, kursi, kendaraan, hingga pita kaset film.
Advertisement
Museum yang berada di dalam kawasan Pasar Hongkong Jambi ini bisa dikunjungi siapapun. Museum buka setiap hari mulai 10.00-16.00 WIB. Pengunjung yang datang dikenai biaya masuk Rp10 ribu per orang.
Advertisement
Museum bioskop ini mempertahankan bentuk aslinya. Renovasi dilakukan sebatas untuk membuat bangunan lebih bersih dan nyaman.
Mengutip Wisata App, Museum Bioskop Tempoa Art Gallery tidak hanya jadi lokasi wisata sejarah, tetapi juga sering jadi ruang pelatihan menulis, pameran, diskusi budaya, dan pembacaan puisi.
Advertisement
Advertisement
Selain Tempoa Art Gallery, Jambi juga memiliki sejumlah destinasi wisata menarik lain. Mulai dari Candi Muaro Jambi, Pura Giri Indra Lokha, Masjid Agung Al Falah, Rumah Batu Olak Kemang, Tugu Keris, dan masih banyak lagi.