Mengintip Kediri Ratusan Tahun Lalu Melalui Cagar Alam Manggis Gn. Kluet Gadungan

Minggu, 20 Juni 2021 14:26 Reporter : Ani Mardatila
Mengintip Kediri Ratusan Tahun Lalu Melalui Cagar Alam Manggis Gn. Kluet Gadungan cagar alam manggis. ©2021 Merdeka.com/ deanitaputri/ monyet ekor panjang di luar kawasan Cagar Alam Manggis Gadunga

Merdeka.com - Tahun 1919 seorang Houtvester (Pejabat Kehutanan) dari Belanda, Sijfert Hendrik Koorders berhasil membuat pemerintah kolonial Hindia Belanda akhirnya menetapkan sejumlah cagar alam sebanyak 55 lokasi di seluruh Indonesia.

Tujuh tahun sebelumnya tepatnya pada tanggal 22 Juli 1912, Kooders mendirikan Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda (Nederlandsch Indische Vereeniging tot Natuurbescherming) yang berlokasi di Bogor seperti yang tercatat dalam buku Sang Pelopor karya Pandji Yudistira.

Koorders sendiri menjabat sebagai ketua perkumpulan tersebut sejak awal berdirinya hingga tahun terakhir kehidupannya (1912-1919), dan terus mendesak pemerintah kolonial Hindia Belanda menerbitkan Undang-undang Cagar-Cagar Alam (Natuurmonumenten Ordounantie) yang akhirnya terbit pada tahun 1916.

Dari rangkaian peristiwa tersebut kemudian lahirlah salah satunya yakni Cagar Alam Manggis Gadungan di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri pada tahun 1919, melalui Surat Keputusan Gubernur Belanda GB No.83/Stb/No.392/1919. Memiliki luas awal 12 hektar, kini setelah pengukuran terbaru luasnya bertambah menjadi 13,36 hektar.

“Kalau pada zaman Belanda dulu Cagar Alam Manggis itu namanya Gn. Kluet Gadungan, mungkin maksudnya Kelud ya,” ujar Siti Nur Laili, Kepala Resort Konservasi Wilayah III penanggung jawab Cagar Alam Manggis dan Besowo Gadungan.

Selain Cagar Alam Manggis Gadungan, cagar alam lainnya di Kabupaten Kediri yakni Cagar Alam Besowo Gadungan di Kecamatan Kepung. Dua cagar alam yang memiliki fungsi esensial di Kediri ini, sayangnya memang tidak terlalu kentara keberadaannya.

Baca Selanjutnya: Lindungi Pohon Leses yang Berumur...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini