Mengenal Gelar Gian Christ Merryl, Penari Bangga Kenakan Pakaian Khas Kediri di Turki
Merdeka.com - Seniman tari delegasi Indonesia, Gelar Gian Crist Merryl tampil dengan pakaian khas Kabupaten Kediri pada ajang Festival Pasar Senggol Turki 2022 di Istanbul, Turki.
Warga Kabupaten Kediri itu merasa bangga bisa mengenakan pakaian khas daerah asalnya. Ia juga berterima kasih atas kesempatan yang diberikan sebagai perwakilan Kabupaten Kediri dan delegasi Indonesia dalam festival tersebut.
"Saya ditugaskan untuk penampilan tari. Tetapi saya juga berusaha mengenalkan baju khas Kediri di sini, supaya mereka tahu Kabupaten Kediri di Jawa Timur juga memiliki baju khas (adat) seperti daerah-daerah lain," ujar perempuan yang akrab disapa Meril itu, di Kediri, Minggu (12/6/2022).
Pakaian Khas
Lihat postingan ini di InstagramMeril mengungkapkan, Indonesia yang terdiri dari 16.000 pulau dan memiliki ribuan suku bangsa adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Hal ini menjadi kebanggaan warga Indonesia.
Salah satu cara terbaik melihat keberagaman budaya tiap suku bangsa di tanah air, kata dia, ialah melalui pakaian khas.
Pakaian khas Kabupaten Kediri untuk perempuan yang diberi nama Ken Kadiri dengan motif lidah api merupakan representasi Ibu kota Kediri yakni Dahanapura. Pakaian dengan warna dasar merah maron inilah yang Meril kenakan pada ajang Festival Pasar Senggol Turki 2022.
"Harapannya generasi muda lebih semangat melestarikan budaya, memakai serta mempromosikan baju khas Kabupaten Kediri dalam kehidupan sehari-hari atau sebagai fashion untuk acara-acara tertentu," tutur Meril, dikutip dari Antara.
Ia ingin potensi busana yang dimiliki Kediri bisa dikenal oleh masyarakat luas di seluruh dunia.
"Semoga baju khas Kediri dikenal tidak hanya di Asia, Eropa tetapi di seluruh dunia sebagai bentuk pelestarian budaya bagi masyarakat dan generasi muda," imbuhnya.
Festival Pasar Senggol Turki
Lihat postingan ini di Instagram
Festival Pasar Senggol Turki 2022 merupakan pameran produk UMKM dan Budaya Indonesia di Turki. Acara ini terlaksana berkat kerja sama PPI Turki dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul Turki.
Festival yang digelar pada Minggu, 5 Juni 2022 lalu itu dilaksanakan di Halic Congress Center (Galata Ballroom) Istanbul Turki. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari berbagai negara di dunia.
Di Festival Pasar Senggol Turki 2022, Meril yang juga pengajar di SMP Muhammadiyah 1 Pare Kabupaten Kediri itu membawakan tarian kontemporer yang dikreasikan tradisional dengan judul Dewi Kilisuci.
Motif batik dalam kostum yang dikenakan diakuinya menarik perhatian banyak orang, termasuk warga asing. Selain itu, pakaian khas Kabupaten Kediri yang ia kenakan juga membuat banyak orang tertarik dan menganggapnya unik. Akibatnya, tak sedikit yang mengajak Meril foto bersama saat ia mengenakan pakaian khas Kabupaten Kediri itu.
"Menurut mereka pakaian ini unik, ditanya dari mana saya bilang (Kediri) Jawa Timur, Indonesia. Mereka juga menyukai batik yang ada pada kostum tari yang saya pakai, ingin memakainya juga," ujarnya.
Apresiasi Bupati
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi Meril yang mengenakan pakaian khas daerahnya di festival internasional.
Laki-laki yang akrab disapa Mas Dhito itu mengaku bangga pakaian khas Kabupaten Kediri diperkenalkan hingga kancah mancanegara.
"Kami sangat bangga, beliau (Meril) bisa tampil dalam festival di Istanbul Turki. Kami juga mengapresiasi upaya mengenalkan pakaian khas Kabupaten Kediri ke mancanegara," tuturnya.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya