Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Manfaat Jahe Merah untuk Rematik yang Menarik Diketahui, Baca Selengkapnya

Manfaat Jahe Merah untuk Rematik yang Menarik Diketahui, Baca Selengkapnya jahe merah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Anda pasti pernah mendengar atau membaca informasi mengenai manfaat jahe merah untuk rematik. Ya, tanaman dari keluarga rimpang yang satu ini memang memiliki khasiat untuk membantu mengatasi rematik. Di Indonesia sendiri, jahe merah sudah populer dalam dunia pengobatan herbal. Ia sudah digunakan sejak zaman dahulu.

Dalam pembahasan mengenai manfaat jahe merah untuk rematik, hal tersebut mengemuka lantaran pada jahe merah diketahui terdapat kandungan anti inflamasi atau antinyeri. Kandungan-kandungan inilah yang nantinya dapat membantu meredakan penyakit rematik atau asam urat pada lansia.

Jahe merah adalah varietas unggul karena mempunyai kandungan senyawa aktif yang lebih tinggi dibandingkan jenis jahe lainnya. Secara tampilan pun, jahe merah cukup mencolok karena memiliki tampilan warna jingga hingga merah muda, serta memiliki aroma yang tajam dan rasa yang pedas.

Berikut penjelasan selengkapnya mengenai manfaat jahe merah untuk rematik yang menarik untuk diketahui, dilansir dari berbagai sumber.

Penyebab dan Gejala Rematik

Sebelum mengetahui lebih lanjutan mengenai manfaat jahe merah, ketahui terlebih dahulu pengertiannya. Rematik adalah penyakit autoimun dan inflamasi, di mana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel sehat di tubuhnya secara tidak sengaja. Hal ini lantas menyebabkan peradangan (pembengkakan yang menyakitkan) di bagian tubuh yang terkena, dilansir dari laman CDC.

Rematik adalah penyakit yang biasa menyerang bagian persendian, umumnya sendi di tangan, pergelangan tangan, dan lutut. Jika terkena rematik, lapisan sendi menjadi meradang, menyebabkan kerusakan jaringan sendi. Kerusakan jaringan ini dapat menyebabkan rasa sakit yang berkepanjangan atau kronis, ketidakstabilan (ketidakseimbangan), dan kelainan bentuk (misshapenness).

Rematik juga dapat mempengaruhi jaringan lain di seluruh tubuh dan menyebabkan masalah pada organ seperti paru-paru, jantung, dan mata. Penyebab utamanya adalah hasil dari respons kekebalan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehatnya sendiri. Penyebab spesifik RA tidak diketahui, tetapi beberapa faktor dapat meningkatkan risiko pengembangan penyakit ini.

Tanda dan gejala rematik secara umum meliputi:

  • Nyeri pada lebih dari satu sendi
  • Kaku pada lebih dari satu sendi
  • Nyeri tekan dan bengkak di lebih dari satu sendi
  • Gejala yang sama pada kedua sisi tubuh (seperti pada kedua tangan atau kedua lutut)
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Kelelahan
  • Badan melemah.
  • Jahe Merah untuk Mengatasi Rematik

    Jahe merah (Zingiber officinale Rosce) adalah rempah-rempah Indonesia yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kesehatan. Selain sebagai penghasil rasa dalam berbagai produk pangan, jahe juga dikenal mempunyai manfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti masuk angin, batuk dan diare.

    Dilansir dari Jurnal Agromedicine Universitas Lampung, beberapa komponen bioaktif dalam ekstrak jahe di antara adalah (6)-gingerol, (6)-shogaol, diarilheptanoid dan curcumin yang mempunyai aktivitas antioksidan melebihi tokoferol. 

    Jahe merah ditandai dengan ukuran rimpang yang kecil, berwarna merah jingga, berserat kasar, beraroma serta berasa tajam (pedas). Dipanen setelah tua dan memiliki minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil sehingga jahe merah pada umumnya dimanfaatkan sebagai bahan baku obat-obatan.

    dan madu

    ©Cukzy

    Jahe merah memiliki volatile oil dannon-volatile oil yang dapat menurunkan kadar asam urat darah. Volatile oil (minyak menguap) biasa disebut minyak atsiri, dan merupakan komponen pemberi aroma yang khas pada jahe. Sementara non-volatile oil (minyak tidak menguap) biasa disebut oleoresin, adalah senyawa kandungan jahe yang sering diambil dan komponen pemberi rasa pedas dan pahit.

    Manfaat Jahe Merah untuk Rematik

    Dilansir dari laman puskesmas.bangka.go.id, penyakit rematik dapat diatasi dengan jahe merah. Jahe merah dapat membantu mengurangi peradangan sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan cara memperlancar sirkulasi darah.

    Menurut penelitian yang dilaporkan dalam International Journal of Scientific Technology, diketahui bahwa mengompres persendian dengan jahe merah dapat membantu mengurangi skala nyeri sendi yang dialami oleh para lansia.

    Anda bisa melakukan kompres jahe merah setiap hari hingga nyerinya hilang. Caranya cukup mudah, Anda bisa menumbuk jahe merah dan menempelkannya pada persendian yang terkena rematik. Atau bisa juga Anda menghaluskan jahe merah hingga serupa dengan balsam untuk dioleskan pada bagian rematik.

    Caranya, mengutip liputan6.com, kupas jahe terlebih dahulu, lalu parut, diperas, dan diekstrak menjadi minyak jahe. Minyak jahe kemudian ditambahkan dengan bahan lain seperti vaselin, mentol, peppermint, asam stearat, dan minyak zaitun. Bahan itu dipanaskan sampai meleleh dan tercampur. Setelah itu, tunggu selama dua hari agar jahe menjadi balsem.

    Para peneliti meyakini bahwa kompres jahe merah dapat membantu mengurangi peradangan pada rematik dengan cara menurunkan kadar prostaglandin dan leukotrien pada pasien lansia. Selain itu, jahe merah juga diketahui dapat meredakan nyeri karena penghambatan pada jalur siklo oksigenase sehingga prostaglandin dapat dihentikan.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP