Hanya Boleh Tinggal 10 Tahun di Rusunawa, Begini Cara Ibu Rumah Tangga di Madiun Siasati Hidup

Mereka ditarget bisa memperoleh pekerjaan lebih baik.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Hanya Boleh Tinggal 10 Tahun di Rusunawa, Begini Cara Ibu Rumah Tangga di Madiun Siasati Hidup
Hanya Boleh Tinggal 10 Tahun di Rusunawa, Begini Cara Ibu Rumah Tangga di Madiun Siasati Hidup (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setiap warga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kota Madiun hanya boleh menempati bangunan tersebut maksimal 2x5 tahun.  Setelah 10 tahun mereka harus meninggalkan rusunawa dan mencari tempat tinggal lainnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memberikan pelatihan kerja untuk 32 ibu rumah tangga (IRT) penghuni rusunawa guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian keluarga.

Dinas Perkim Kota Madiun menggelar pelatihan merias wajah  di lingkungan rusunawa setempat. Puluhan ibu rumah tangga  penghuni rusunawa mengikuti kegiatan pelatihan dengan antusias.

"Kegiatan pelatihan bagi warga rusunawa ini agenda rutin setiap tahun. Tahun lalu kami adakan pelatihan catering. Tahun ini, atas masukan dari warga, mereka menginginkan pelatihan merias wajah atau MUA," terang panitia pelatihan Tutus Prasetyaningrum di Madiun, Kamis (30/5/2024).

Pelatihan Merias
Dok. Istimewa

Mengutip ANTARA, pelatihan merias wajah untuk para IRT penghuni rusunawa di Kota Madiun berlangsung selama dua hari.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Dinas Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terkait tata cara pengajuan perizinan jika nantinya mendirikan salon atau usaha kecantikan.

Materi juga diberikan oleh DisnakerKUKM terkait motivasi bagi pelaku UMKM baru di bidang kecantikan agar lebih semangat dalam merintis usahanya.

Selain itu, peserta juga diajari tentang berbagai alat make up atau rias dan cara penggunaannya. Kemudian, peserta praktik merias diri sendiri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hari kedua, peserta belajar merias wajah temannya. Sebanyak 32 peserta akan dibagi menjadi 2 kelompok. Kemudian, secara bergantian mereka merias wajah.

Pelatihan ini diharapkan membuka peluang warga rusunawa menjadi mandiri atau menjadi bekal mereka memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

"Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal mereka untuk meningkatkan perekonomian dan mendapatkan tempat tinggal lebih layak," terang panitia pelatihan Tutus Prasetyaningrum, di Kota Madiun, dikutip dari Instagram @madiuntoday.id, Kamis (30/5/2024).

Rekomendasi