Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gua Jepang di Taman Nasional Alas Purwo, Pintu Masuknya Cuma Setengah Meter

Gua Jepang di Taman Nasional Alas Purwo, Pintu Masuknya Cuma Setengah Meter Gua Jepang. ©2020 Merdeka.com/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Merdeka.com - Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur terkenal dengan kekayaan fauna dan floranya. Selain itu, ternyata Taman Nasional Alas Purwo juga menyimpan banyak cerita sejarah yang menakjubkan.

Dikutip dari berbagai sumber, di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan sejarah, seperti bunker, meriam, dan gua peninggalan penjajah. Di tengah hutan bambu Taman Nasional Alas Purwo terdapat gua peninggalan Jepang.

Gua ini sudah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sejarah Gua Jepang di Taman Nasional Alas Purwo

gua jepang

2020 Merdeka.com/tnalaspurwo.org

Dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Gua Jepang yang terdapat di Taman Nasional Alas Purwo dimanfaatkan sebagai tempat pengintaian. Pembuatan Gua Jepang ini sendiri bukan tanpa alasan.

Pasalnya, wilayah Sembulungan, Muncar yang menghadap ke Teluk Pangpang dulunya dikenal sebagai jalan keluar masuk komoditas datang kolonial. Bunker-bunker dan Gua Jepang yang dibangun di kawasan ini digunakan sebagai tempat untuk mengintai lalu lintas laut antara pelabuhan Muncar dan teluk Pangpang.

Selain itu, juga sebagai tempat perlindungan diri ketika ada penyerangan dari pihak musuh. Gua Jepang sendiri sudah digunakan sebagai tempat perlindungan sejak masa Perang Dunia II (PD II).

Mengenal Gua Jepang

gua jepang

2020 Merdeka.com/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Gua Jepang yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo ini tepatnya berada di tengah-tengah hutan bambu di wilayah II Muncar Resort Sembulungan. Gua Jepang ini merupakan lubang alami di bawah tanah yang memiliki ukuran cukup besar dan dalam.

Keberadaan gua dan bunker-bunker yang ditemukan di Taman Nasional Alas Purwo ini menunjukkan ciri khas sarana militer Jepang, yakni dibangun dengan memanfaatkan kondisi lingkungan.

Untuk masuk ke dalam gua, pengunjung harus melewati pintu segi empat yang lebarnya hanya setengah meter. Sementara kedalaman gua sendiri mencapai 20 meter. Dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, akses masuk gua di sebelah timur laut berupa 22 anak tangga.

Selanjutnya, anak tangga kedua berbelok ke kanan yang terdiri dari 19 buah. Anak tangga kedua ini menuju ke lantai dasar gua. Di samping tangga, terdapat lorong yang diperkirakan menuju arah pantai.

Akses Menuju Gua Jepang

gua jepang

2020 Merdeka.com/tnalaspurwo.org

Untuk sampai di Gua Jepang di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, perjalanan yang perlu ditempuh cukup menantang adrenalin. Pertama, dari Pelabuhan Muncar, wisatawan harus menempuh perjalanan laut selama sekitar 45 menit.

Begitu sampai di Pantai Sembulungan, wisatawan masih harus berjalan kaki sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Perjalanan itu melewati tebing yang menanjak dan hutan bambu.

Dikutip dari berbagai sumber, perjalanan menuju Gua Jepang memang menguras tenaga. Tetapi, begitu sampai di lokasi tujuan, rasa lelah selama menempuh perjalanan akan terbayar lunas oleh keelokan gua.

Kondisi Terkini

taman nasional alas purwo

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Saat ini Gua Jepang difungsikan sebagai sarana wisata edukasi sejarah. Kendatipun demikian, di dalam gua banyak ditemui kelelawar bergelantungan.

Sehingga lantai dan dinding gua dipenuhi kotoran. Selain itu, konon gua ini juga dihuni ular berbisa.

Dikutip dari berbagai sumber, Gua Jepang di Taman Nasional Alas Purwo ini terdiri dari 3 kamar, 1 halaman, dan 1 pintu menuju lautan. Pintu menuju lautan inilah yang diduga dihuni banyak ular berbisa, sehingga sampai sekarang belum bisa diakses oleh wisatawan.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP