Doa Ketika Angin Kencang dan Artinya dalam Islam, Patut Dihafalkan

Kamis, 1 Desember 2022 12:53 Reporter : Edelweis Lararenjana
Doa Ketika Angin Kencang dan Artinya dalam Islam, Patut Dihafalkan Ilustrasi berdoa. ©Pixabay/AveCalvar

Merdeka.com - Doa ketika angin kencang bisa Anda lafalkan untuk melindungi diri dan keluarga dari bencana. Musim hujan umumnya datang bersamaan dengan angin kencang hingga petir. Terkadang, cuaca seperti ini bisa membawa petaka bencana seperti banjir, tanah longsor, dan sejenisnya.

Untuk itu, perlu langkah antisipasi yang dilakukan. Salah satunya adalah dengan berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT bagi umat Muslim. Namun hujan angin tak melulu membawa bencana, ada juga nikmat dan manfaat yang bisa kita ambil darinya.

Contohnya bagi para petani yang tengah berkutat dengan minimnya pasokan air di musim kemarau, pasti akan bahagia dan memanjatkan syukur saat musim hujan tiba. Intinya, apapun yang datangnya dari Allah SWT pasti memiliki kegunaannya masing-masing. Lantas, bagaimana bunyi doa ketika angin kencang?

Berikut selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Doa Ketika Melihat Awan Mendung yang Tebal dan Kelam

Dikutip dari NU Online, berikut doa Rasulullah ketika melihat awan hitam kelam (mendung tebal). Rasulullah akan bergegas meninggalkan semua pekerjaannya dan langsung membaca doa berikut ini (HR Imam Abu Dawud, Imam Ahmad, dan Imam al-Baihaqi):

وروت عائشة رضي الله عنها أن النبي صلي الله عليه وسلم كان إذا رأي ناشئا في أفق السماء ترك العمل, وإن

كان في الصلاة ثم يقول: ((اللهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا)) فإن أمطرنا قال: (اللهُمَّ صَيِّبًا هَنِيْئًا)

Artinya: Diriwayatkan Sayyidah Aisyah RA, sesungguhnya Nabi SAW ketika melihat awan hitam di langit, beliau langsung meninggalkan pekerjaan, meskipun beliau sedang melakukan shalat, kemudian berucap: Allahumma innî a’ûdzu bika min syarrihâ (ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan awan ini). Dan ketika turun hujan, beliau berucap: Allahumma shayyiban nâfi’an (ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan).

(Imam Abu Bakr al-Thuthusyi al-Andalusi, Al-Du’a al-Ma’tsûr wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ityâ’nuhu wa Ijtinâbuhu, halaman: 170-171)

3 dari 4 halaman

Doa Ketika Angin Kencang dan Artinya

Salah satu hadist Imam Muslim meriwayatkan bahwa, saat hujan disertai angin kencang Rasulullah SAW membaca sebuah doa sebagaimana berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Allahumma inni as aluka khoiraha wa khoira ma fiha wa khoira ma ursilat bihi wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri ma ursilat bihi.

Artinya; "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya."

4 dari 4 halaman

Doa Ketika Angin Kencang Lainnya

Tak hanya itu, berikut beberapa bacaan doa ketika angin kencang lainnya yang bisa Anda baca yakni:

Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wad-dhiraabi, wa buthunil auwdiyati, wa manabitis-syajari.

Artinya: "Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan."

Ada juga doa ketika angin kencang agar terhindar dari banjir yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Berikut bacaan doanya:

Allohumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, allahumma ‘alal ahkaami wadh dhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitsis-syajarati.

Artinya: “Ya Allah berilah hujan dis ekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.”

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini