Ciri-Ciri Sakit Maag dan Penyebabnya yang Perlu Diketahui, Cegah Sejak Dini
Merdeka.com - Maag adalah salah satu jenis penyakit yang mudah menyerang siapa saja, tua maupun muda. Penyakit maag adalah suatu kondisi di mana luka atau bisul yang menyakitkan berkembang di lapisan perut atau bagian pertama dari usus kecil (duodenum).
Biasanya, lapisan lendir yang tebal melindungi lapisan perut dari pengaruh cairan pencernaannya. Tetapi banyak hal yang dapat mengurangi lapisan pelindung ini, sehingga asam lambung dapat merusak jaringan.
Banyak kasus penyakit maag yang berkembang karena infeksi bakteri menggerogoti lapisan pelindung sistem pencernaan. Bagi Anda yang sering mengonsumsi pereda nyeri, Anda lebih memungkinkan untuk terserang penyakit ini.
Berikut penyebab hingga ciri-ciri maag beserta cara mengatasinya yang perlu diketahui.
Ciri-Ciri Sakit Maag
Berikut beberapa ciri-ciri sakit maag yang bisa Anda perhatikan. Tingkat keparahan gejala sakit maag tergantung pada tingkat keparahan ulkus. Ciri-ciri sakit maag yang paling umum adalah sensasi terbakar atau nyeri di tengah perut di antara dada dan pusar.
Biasanya, rasa sakit akan semakin hebat saat perut Anda dalam keadaan kosong, dan bisa berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam. Melansir dari healthline.com, ciri-ciri sakit maag yang cukup umum lainnya adalah:
Jika Anda mengalami beberapa ciri-ciri sakit maag seperti yang disebutkan di atas, maka disarankan bagi Anda untuk segera mencari pertolongan medis. Hal ini karena penyakit maag dapat menjadi parah dan memburuk jika tidak segera diobati.
Penyebab Sakit Maag
Penyakit maag terjadi ketika asam di saluran pencernaan menggerogoti permukaan bagian dalam lambung atau usus kecil. Asam bisa membuat luka terbuka yang menyakitkan yang bisa berdarah.
Saluran pencernaan dilapisi dengan lapisan mukosa yang biasanya melindungi dari asam. Tetapi jika jumlah asam meningkat atau jumlah lendir berkurang, Anda bisa mengalami maag. Melansir dari mayoclinic.org, berikut ini adalah penyebab umum dari penyakit maag:
Bakteri Helicobacter pylori umumnya hidup di lapisan mukosa yang menutupi dan melindungi jaringan yang melapisi lambung dan usus halus. Seringkali, bakteri H. pylori tidak menyebabkan masalah, tetapi dapat menyebabkan peradangan pada lapisan dalam lambung, yang menyebabkan maag.
Tidak jelas bagaimana infeksi H. pylori menyebar. Ini dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak dekat, seperti ciuman. Orang juga dapat tertular H. pylori melalui makanan dan air.
Mengonsumsi aspirin, serta obat pereda nyeri tertentu yang dijual bebas dan diresepkan yang disebut obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), dapat mengiritasi atau mengobarkan lapisan lambung dan usus kecil Anda. Obat-obatan ini termasuk ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), naproxen sodium (Aleve, Anaprox DS, lainnya), ketoprofen dan lain-lain. Mereka tidak termasuk acetaminophen (Tylenol, lainnya).
Mengonsumsi obat lain bersama dengan NSAID, seperti steroid, antikoagulan, aspirin dosis rendah, selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), alendronate (Fosamax) dan risedronate (Actonel), dapat sangat meningkatkan kemungkinan berkembangnya penyakit maag.
Terkadang, situasi lain juga dapat menyebabkan penyakit maag, seperti sakit parah karena berbagai infeksi atau penyakit atau usai menjalani operasi. Penyakit maag juga dapat terjadi jika Anda memiliki kondisi langka yang disebut sindrom Zollinger-Ellison (gastrinoma).
Kondisi ini membentuk tumor sel penghasil asam di saluran pencernaan. Tumor ini bisa bersifat kanker atau non-kanker. Sel-sel menghasilkan asam dalam jumlah berlebihan yang merusak jaringan perut.
Faktor Risiko dan Komplikasi
Selain memiliki risiko terkait penggunaan NSAID, Anda mungkin memiliki peningkatan risiko mengalami sakit maag jika:
Faktor-faktor ini tidak menyebabkan maag, tetapi dapat membuat kondisinya semakin parah dan lebih sulit untuk disembuhkan. Sementara itu, jika tidak diobati, penyakit maag dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti:
Cara Mencegah Sakit Maag
Anda dapat mengurangi risiko terkena sakit maag jika mengikuti strategi yang direkomendasikan sebagai pengobatan rumahan untuk mengobati maag. Beberapa cara mencegah sakit maag yang lainnya adalah:
Jika Anda membutuhkan NSAID, Anda mungkin juga perlu minum obat tambahan seperti antasid, penghambat pompa proton, penghambat asam atau agen sitoprotektif. Kelas NSAID yang disebut inhibitor COX-2 mungkin lebih kecil kemungkinannya menyebabkan maag, tetapi dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya