Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Makanan untuk Penderita Maag yang Baik Dikonsumsi, Wajib Diperhatikan

10 Makanan untuk Penderita Maag yang Baik Dikonsumsi, Wajib Diperhatikan ilustrasi maag. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/igor.stevanovic

Merdeka.com - Maag biasanya muncul dengan gejala seperti nyeri pada ulu hati, sakit perut, perut kembung, atau mual yang diakibatkan peradangan pada dinding lambung. Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab maag, seperti infeksi bakteri, stres, dan efek samping dari obat tertentu.

Bagi penderita maag, mereka harus cermat dan teliti ketika hendak memilih makanan. Pasalnya, beberapa makanan justru dapat menjadi pemicu kambuhnya maag, seperti makanan pedas, makanan asam, dan minuman tinggi kafein. Itulah kenapa, makanan untuk penderita maag harus benar-benar diperhatikan.

Bagi penderita maag, mereka tidak hanya harus mengonsumsi makanan yang sehat, tapi juga yang baik untuk kondisi mereka. Makanan untuk penderita maag harus makanan yang tinggi serat, rendah lemak, rendah keasaman, dan bebas kafein.

Dengan memilih makanan yang baik untuk penderita maag, kita sudah membantu untuk mengelola asam lambung dan mengurangi gejala yang ada. Makanan untuk penderita maag juga bermanfaat untuk melawan naiknya asam lambung yang menjadi penyebab maag.

Dalam artikel ini, akan kami sampaikan apa saja makanan untuk penderita maag yang baik untuk dikonsumsi, dilansir dari Liputan6.com.

Oatmeal

013 tantri setyorini

© Shutterstock

Makanan untuk penderita maag yang pertama adalah oatmeal. Oatmeal merupakan pilihan yang enak dan ramah bagi penderita maag. Makanan ini juga bisa menjadi menu sarapan yang sempurna.

Oatmeal terdiri dari biji-bijian utuh dan sumber serat yang sangat baik. Makanan dengan kandungan tinggi serat telah dikaitkan dengan risiko penurunan asam lambung. Oatmeal juga dapat mengenyangkan serta membantu melancarkan pencernaan.

Jahe

Makanan untuk penderita maag yang kedua adalah jahe. Salah satu jenis rempah ini sudah dikenal khasiatnya terhadap kesehatan. Jahe juga sudah lama dipercaya sebagai obat untuk masalah pencernaan karena memiliki sifat yang menenangkan.

Jahe memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu memerangi gejala refluks asam. Jahe bisa mengurangi kemungkinan asam lambung mengalir naik ke kerongkongan.

Bawang Putih

ilustrasi bawang putih

©2020 Pixabay

Makanan untuk penderita maag yang ketiga adalah bawang putih. Ekstrak bawang putih telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan H. pylori dalam sebuah uji laboratorium, hewan, dan manusia. Bawang putih juga memiliki sifat antimikroba dan antibakteri, sehingga membuat bumbu dapur ini dipercaya dapat membantu memerangi infeksi.

Menurut review pada 2015, bawang putih dapat membantu mencegah pertumbuhan H. pylori. Satu studi skala kecil dari tahun 2015 juga menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi dua siung bawang putih pada makanan, dua kali sehari, dapat memberikan efek anti-bakteri terhadap H. pylori. Anda juga bisa mengonsumsi ekstrak bawang putih dalam bentuk suplemen, jika tidak suka dengan rasa bawang putih.

Susu Nabati

Makanan untuk penderita maag yang keempat yaitu susu nabati. Salah satu jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita maag adalah susu tinggi lemak. Sebagai gantinya, mereka bisa mengonsumsi susu nabati.

Jenis susu lain bisa mengandung lemak yang tinggi dan beberapa makanan berlemak tinggi justru akan memperparah kondisi maag. Susu almond, atau jenis susu nabati lainnya seperti kedelai, rami, kacang mete, atau kelapa bisa jadi alternatif susu yang baik bagi penderita maag.

Makanan Kaya Probiotik

007 tantri setyorini

©Shutterstock

Makanan untuk penderita maag yang kelima yaitu makanan yang kaya probiotik. Probiotik adalah organisme hidup yang dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri di saluran pencernaan. Selain mendapatkan kesehatan usus yang optimal, makanan yang kaya akan probiotik juga dapat membantu mengobati masalah lambung.

Dilansir dari Healthline, review pada 2014 menjelaskan bahwa probiotik memang tidak dapat membunuh bakteri H. pylori penyebab maag.

Namun, mereka dapat mengurangi jumlah bakteri jahat, mempercepat proses penyembuhan, dan memperbaiki beberapa gejala. Makanan yang kaya probiotik dapat Anda temukan dalam bentuk yogurt dengan kultur aktif, tempe, kefir, kimchi, dan suplemen probiotik.

Makanan Kaya Serat

Makanan untuk penderita maag yang selanjutnya adalah makanan yang kaya serat. Pola makan yang mengandung serat dapat membantu menyembuhkan maag. Serat dapat mempercepat proses penyembuhan serta mengurangi risiko terkena penyakit maag di masa depan.

Serat juga dapat mencegah radang lambung berkembang. Makanan yang memiliki kandungan serat tinggi yang sehat adalah sayur dan buah-buahan.

Apel

ilustrasi apel

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Apel merupakan makanan sumber kalsium, magnesium, dan kalium yang baik. Mineral alkali ini dinilai dapat membantu meredakan gejala refluks asam.

Apel juga mengandung pektin, yaitu sejenis serat yang bertindak sebagai prebiotik, makanan untuk probiotik. Ketika hendak mengonsumsi apel, pastikan untuk memilih apel yang benar-benar matang. Karena apel yang masih mentah atau apel hijau, lebih asam bisa dan bisa berdampak negatif bagi sebagian orang.

Pisang

Pisang dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan dan dapat mengurangi nafsu makan dengan memperlambat pengosongan perut. Pisang juga tinggi serat dan pati resisten yang dapat memberi makan bakteri usus menguntungkan.

Pepaya

ilustrasi pepaya

©iStock

Pepaya memiliki enzim yang disebut papain yang dapat menyehatkan pencernaan dan membantu tubuh menyerap protein dengan mudah. Enzim ini juga dapat mencegah naiknya asam lambung. Pepaya juga kaya serat dan kadar air, di mana keduanya dapat mencegah sembelit dan meningkatkan keteraturan serta menjaga saluran pencernaan yang sehat.

Lidah Buaya

Makanan untuk penderita maag yang terakhir yaitu lidah buaya. Lidah buaya dapat membantu menenangkan saluran pencernaan. Dalam penelitian dari Journal of Environmental Science and Health, minum jus lidah buaya dapat membantu mencegah naiknya asam lambung, karena dapat mengurangi peradangan.

Peneliti menyimpulkan bahwa lidah buaya dapat bekerja dengan mengurangi produksi asam dan bertindak sebagai agen anti-inflamasi. Selain itu, manfaat dari jus lidah buaya juga dapat membantu menurunkan kolesterol, menurunkan kadar gula darah, dan menutrisi kembali kulit.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP