Boneka Barbie Pertama Dijual pada 9 Maret 1959, Ini Kisah Perjalanannya
Merdeka.com - Pada tanggal 9 Maret 1959, boneka Barbie pertama diperkenalkan untuk dijual di American Toy Fair di New York City. Barbie adalah boneka mainan pertama yang diproduksi secara massal di Amerika Serikat dengan fitur dewasa. Tinggi boneka ini sebelas inci, dengan rambut pirang bergelombang.
Adalah Ruth Handler, wanita yang berada di balik kemunculan dan kesuksesan Barbie. Ruth awalnya memerhatikan putrinya, Barbara, yang tengah bermain boneka kertas berbentuk wanita dewasa. Barbara tak menghiraukan boneka bayi yang dimilikinya.
Saat itulah Ruth sadar bahwa pasar boneka secara umum saat itu memang didominasi oleh boneka berbentuk bayi. Ruth lantas beride untuk menciptakan boneka untuk bermain anak-anak namun dengan fitur atau bentuk tubuh seperti orang dewasa.
Fitur boneka Barbie yang kemudian muncul diadaptasi dari Bild Lilli, sebuah boneka Jerman. Ruth mendapatinya saat sedang berkunjung ke Jerman, dan membeli 3 buah boneka Bild Lilli. Salah satu boneka itu diberikan kepada anak perempuannya dan dua boneka yang lain diberikan ke Mattel untuk dimodifikasi.
Mattel sendiri adalah sebuah perusahaan mainan Amerika Serikat yang didirikan oleh suami Ruth. Tak lama, Barbie pun mulai diproses pembuatannya dan muncul pertama kali dalam ajang American International Toy Fair di New York pada tanggal 9 Maret 1959. Tanggal ini juga ditetapkan sebagai ulang tahun boneka Barbie.
Berawal dari Bild Lilli
Mengutip history.com, model boneka Barbie diadaptasi dari sebuah boneka bernama Lilli yang didasarkan karakter komik Jerman. Awalnya dipasarkan sebagai hadiah lelucon cabul untuk pria dewasa di toko tembakau, boneka Lilli kemudian menjadi sangat populer di kalangan anak-anak.
Perusahaan mainan Mattel membeli hak cipta atas Lilli dan membuat versinya sendiri, yang dinamai oleh Ruth Handler sesuai dengan nama putrinya, yakni Barbara. Dengan mensponsori program TV “Mickey Mouse Club” pada tahun 1955, Mattel menjadi salah satu perusahaan mainan pertama yang menyiarkan iklan untuk anak-anak. Mattel menggunakan media ini untuk mempromosikan boneka Barbie sebagai produk mainan baru mereka.
Boneka Barbie pertama kali memulai debutnya pada 9 Maret 1959, di American International Toy Fair di New York. Dalam model pertama ini, Barbie dipasarkan sebagai "Model Fashion Remaja" dengan baju renang garis-garis zebra, kuncir jambul khas (dengan rambut tersedia dalam warna pirang dan cokelat). Ukurannya berada dalam skala standar 1/6 dari tubuh manusia dewasa, tingginya sekitar 11 setengah inci.
Desain pakaian dibuat oleh perancang busana Mattel Charlotte Johnson, dan pembuatannya dilakukan di Jepang di mana potongan pakaian dijahit tangan oleh pekerja rumahan Jepang. Pada tahun 1961, boneka Ken, pacar Barbie dirilis ke pasaran atas antusiasme masyarakat yang begitu besar terhadap Barbie. Nama Ken juga diambil dari nama putra Ruth Handler, yakni Kenneth. Sahabat Barbie, Midge, keluar pada tahun 1963. Disusul oleh adik perempuannya, Skipper, yang memulai debutnya pada tahun berikutnya.
Menjadi Ikon Global
Selama bertahun-tahun, Barbie telah menghasilkan penjualan yang besar dan banyak kontroversi. Sisi positifnya, banyak wanita melihat Barbie sebagai alternatif dari peran gender tradisional tahun 1950-an. Barbie telah direpresentasikan dengan serangkaian pekerjaan yang berbeda, mulai dari pramugari, dokter, pilot, dan astronot hingga atlet Olimpiade dan bahkan calon presiden AS.
Tak sedikit pula yang mencibir bahwa pasokan pakaian desainer, mobil, dan "Rumah Impian" Barbie yang tiada habisnya mendorong anak-anak untuk menjadi individu yang materialistis. Namun, penampilan fisik Barbie-lah yang paling banyak menimbulkan kontroversi.
Pinggangnya yang kecil dan payudaranya yang besar kerap dijadikan sebagai standar tubuh wanita ideal, membuat banyak orang mengklaim bahwa Barbie memberikan contoh yang tidak realistis dan berbahaya kepada gadis-gadis kecil dan memupuk citra tubuh yang negatif.
Terlepas dari kritik tersebut, penjualan barang dagangan terkait Barbie terus melonjak, mencapai 1 miliar dolar per tahun pada tahun 1993. Sejak 1959, lebih dari satu miliar boneka dalam keluarga Barbie telah terjual di seluruh dunia dan hingga saat ini Barbie masih menjadi ikon global yang bonafide.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya