Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apa Itu Koalisi? Ini Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

<b>Apa Itu Koalisi? Ini Pengertian, Tujuan, dan Contohnya</b>

Apa Itu Koalisi? Ini Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Koalisi menjadi faktor penentu dalam membentuk pemerintahan yang kuat dan berkelanjutan.

Koalisi terbentuk ketika partai politik yang berbeda atau kelompok kepentingan sepakat untuk bekerja bersama demi mencapai tujuan bersama. Dinamika koalisi ini menciptakan lanskap politik yang kompleks dan menarik, memainkan peran krusial dalam menggambarkan wajah sebuah negara atau wilayah.

Koalisi terbentuk ketika partai politik yang berbeda atau kelompok kepentingan sepakat untuk bekerja bersama demi mencapai tujuan bersama. Dinamika koalisi ini menciptakan lanskap politik yang kompleks dan menarik, memainkan peran krusial dalam menggambarkan wajah sebuah negara atau wilayah.

Di tahun pemilu ini, ada banyak sekali istilah-istilah politik yang mungkin membuat banyak orang bertanya-tanya, salah satunya adalah koalisi. Koalisi merupakan kata yang cukup sering muncul di berbagai media belakangan ini.

Sebenanrnya, apa itu koalisi? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian koalisi adalah kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dalam parlemen. Sebagai salah satu bentuk kerja sama antara sejumlah partai politik, koalisi dilakukan dalam rangka mengusung seseorang untuk maju sebagai calon presiden di pemilihan presiden.

Koalisi dibentuk oleh beberapa partai agar dapat mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden berdasarkan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang berbunyi,

“Pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen) dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya”.

Untuk lebih memahami apa itu koalisi, berikut penjelasan selengkapnya.

<b>Apa Itu Koalisi?</b>

Apa Itu Koalisi?

Penggunaan istilah “koalisi” dalam bidang politik ini ternyata dapat merujuk pada sebuah strategi khusus guna meraih kedudukan dalam pemerintahan. Mengacu pada KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), istilah “koalisi” memiliki arti ‘kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh suara dalam parlemen’.

Sementara, Andrew Heywood berpendapat koalisi adalah penggabungan sekelompok partai politik yang berkompetisi, secara bersama-sama memiliki persepsi tentang kepentingan, atau dalam menghadapi ancaman serta dalam penggalangan energi kolektif.

Lebih lanjut menurut Shively, apa itu koalisi dapat didefinisikan sebagai gabungan antara beberapa kelompok untuk mengendalikan dan menghimpun kekuasaan, sehingga kepentingan pihak-pihak yang berkaitan tersebut dapat terakomodasi.

Koalisi juga dapat diartikan sebagai bentuk persetujuan secara formal yang memiliki kontrak bersama di antara dua partai politik atau lebih, guna menjamin kekuasaan pemerintah atas dasar adanya suara dari mayoritas.

Di negara demokrasi yang menganut multi-partai seperti di Indonesia, koalisi biasanya dilakukan oleh beberapa partai yang menjadi peserta pemilu legislatif. Sehingga, apa itu koalisi adalah gabungan antara beberapa partai peserta pemilu legislatif untuk mencapai tujuan tertentu.

Selain itu, koalisi juga dapat dipahami sebagai bentuk kerja sama secara formal di antara dua partai politik atau lebih, demi menjamin kekuasaan pemerintah dengan memberikan suara mayoritas di parlemen.

<b>Tujuan Koalisi</b>

Tujuan Koalisi

Dari pengertian koalisi sebelumnya, dapat diketahui bahwa koalisi dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu.

Salah satu tujuan koalisi adalah untuk mencapai suara terbanyak di parlemen. Dalam konteks kehidupan demokrasi di Indonesia, koalisi dibentuk dengan tujuan agar dapat mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden di pemilihan presiden.

Sebab, berdasarkan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasangan calon presiden dan calon presiden bisa maju ke pemilihan presiden jika diusung oleh partai atau gabungan partai (koalisi) memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen) dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Selain memenangkan lebih banyak suara dan memenuhi syarat untuk dapat mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden, koalisi juga memiliki tujuan untuk memaksimalkan kekuasaan sebanyak mungkin guna memperoleh kursi di kabinet dan mengabaikan partai yang sekiranya tidak diperlukan.

<b>Sifat Koalisi</b>

Sifat Koalisi

Berdasarkan sifatnya, koalisi dapat dibedakan menjadi dua koalisi taktis dan koalisi strategis.

Koalisi Taktis

Koalisi taktis adalah gabungan partai politik yang terbentuk bukan karena kesamaan ideologi, maupun visi dan misi. Koalisi taktis biasanya terbentuk karena tujuan yang lebih pragmatis, misalnya seperti untuk mendapatkan lebih banyak suara maupun untuk mendapatkan kursi di kabinet. Koalisi taktis biasanya dibangun atas dasar keputusan dari oligarki elit kekuasaan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam sebuah partai.

Koalisi Strategis

Koalisi strategis merupakan koalisi yang berkebalikan dari koalisi taktis. Koalisi strategis biasanya bersifat jangka panjang karena didasari oleh kepentingan visi dan ideologi dari partai politik, dengan tujuan secara bersama-sama membentuk suatu pemerintahan yang kuat serta bertahan lama.

Biasanya, koalisi ini dibangun atas dasar kepentingan partai politik secara kelembagaan dan keputusannya dilakukan juga secara bersama-sama dengan anggota koalisi lainnya.

<b>Contoh Koalisi</b>

Contoh Koalisi

Berikut beberapa contoh koalisi yang dapat membantu pemahaman Anda mengenai topik ini;

1. Invasi Amerika Serikat ke Irak

Invasi Amerika Serikat ke Irak dilakukan bersama dengan negara koalisi, seperti Inggris. Tujuan invasi ini untuk menggulingkan kekuasaan dari Saddam Husein dan menguasai sumber minyak bumi di Irak.

2. Organisasi pecinta alam


Koalisi organisasi para pecinta alam yang bekerja sama melaksanakan reboisasi hutan gundul.

3. Koalisi negara

Koalisi negara adalah contoh koalisi yang terbentuk ketika sejumlah negara sepakat untuk bekerja sama demi tujuan bersama. Contohnya, NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang merupakan koalisi militer dari negara-negara Eropa dan Amerika Utara.

4. Koalisi buruh

Koalisi buruh adalah aliansi yang terbentuk antara serikat-serikat buruh dari berbagai bidang. Tujuan dibentuknya koalisi ini untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan para pekerja. Contohnya, koalisi para buruh yang menuntut kenaikan upah.

13 Faktor Ini Bisa Menghambat Kesuksesan, Ada yang Pernah Kamu Lakukan?

13 Faktor Ini Bisa Menghambat Kesuksesan, Ada yang Pernah Kamu Lakukan?

Perjalanan menuju kesuksesan nggak selalu mulus seperti yang dibayangkan.

Baca Selengkapnya
Faktor Hasil Pemilu, Pengertian, dan Cara Memantaunya

Faktor Hasil Pemilu, Pengertian, dan Cara Memantaunya

Ketahui serba-serbi pemilu dan faktor penentu hasilnya.

Baca Selengkapnya
Kenali Sejumlah Faktor Keturunan yang Bisa Menghambat Pertumbuhan Anak

Kenali Sejumlah Faktor Keturunan yang Bisa Menghambat Pertumbuhan Anak

Sejumlah hal bisa menjadi penghambat bagi pertumbuhan anak. Hal ini termasuk adanya faktor keturunan dari orangtua.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Penyakit yang Sebabkan Penglihatan Kabur, Begini Cara Mencegahnya

Penyakit yang Sebabkan Penglihatan Kabur, Begini Cara Mencegahnya

Penglihatan kabur bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah karena penyakit.

Baca Selengkapnya
Kebiasaan yang Mempercepat Penuaan Dini, Bikin Muka Tampak Boros

Kebiasaan yang Mempercepat Penuaan Dini, Bikin Muka Tampak Boros

Kebiasaan yang bisa mempercepat tanda penuaan dini adalah faktor-faktor yang sering diabaikan oleh banyak orang.

Baca Selengkapnya
Perbedaan Tujuan dan Manfaat, Berikut Penjelasan dan Contohnya

Perbedaan Tujuan dan Manfaat, Berikut Penjelasan dan Contohnya

Tujuan dan manfaat mempunyai makna yang berbeda, meskipun sama-sama akan menghasilkan suatu hal yang baik.

Baca Selengkapnya
Mengenal Hilirisasi: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Mengenal Hilirisasi: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Hilirisasi adalah konsep ekonomi yang berkaitan dengan peningkatan nilai tambah dari suatu produk atau komoditas melalui proses pengolahan lanjutan.

Baca Selengkapnya
Contoh Saran Makalah Beserta Penjelasan Lengkapnya yang Bisa Dipelajari

Contoh Saran Makalah Beserta Penjelasan Lengkapnya yang Bisa Dipelajari

Kumpulan contoh saran makalah beserta penjelasan lengkap yang mudah dipahami.

Baca Selengkapnya
Fungsi Pemilu, Pahami Tujuan, Asas, dan Prinsip-prinsipnya

Fungsi Pemilu, Pahami Tujuan, Asas, dan Prinsip-prinsipnya

Fungsi pemilu adalah sebagai mekanisme bagi rakyat untuk menentukan siapa yang akan memerintah dan mengambil keputusan penting dalam negara.

Baca Selengkapnya