Akui Belajar Hidup Susah saat di Australia, Gaya Hidup Livy Renata Curi Perhatian
Merdeka.com - Brand Ambassador e-sport Livy Renata beberapa waktu lalu mendapat banyak perhatian publik lantaran sikapnya yang polos. Berangkat dari latar belakang keluarga kaya raya, Livy kerap merasa heran dengan gaya hidup kelas menengah di Indonesia.
Livy hampir tak pernah memakan jajanan pinggir jalan yang jadi makanan orang-orang pada umumnya. Livy mengaku belajar hidup mandiri, ketika dirinya berada di Australia untuk menuntut ilmu.
Kini sedang berada di Indonesia, Livy membagikan kisah hidup sudahnya melalui kanal Youtube Tema Indonesia. Bersama Rigen dan dua komika lain, Livy membeberkan kehidupan susahnya di Australia. Namun, lantaran berangkat dari latar belakang ekonomi kelas atas, gaya hidup sudah Livy membuat Rigen begitu heran.
Akui Belajar Hidup Susah di Australia

©2022 Merdeka.com/youtube
Berpisah jarak dengan orang tua, Livy tentu kerap ditanya apa yang sudah bisa ia lakukan selama hidup sendiri di Australia. Secara tegas perempuan kelahiran 2002 ini mengaku belajar hidup sudah selama di negeri orang.
"Ngobrol kayak i udah bisa apa aja di sana. Soalnya i tuh belajar hidup susah woy di sana," tegasnya.
Cukup penasaran, Rigen kemudian bertanya hidup susah seperti apa yang Livy jalani mengingat latar belakangnya adalah orang berpunya. Seperti biasa, dengan polosnya Livy menjelaskan dirinya kini makan tidak seenak biasanya.
Hidup Susah Tetap Makan Salmon

©2022 Merdeka.com/youtube
Ketika ditanya menu, ternyata Livy tetap makan ikan salmon namun dengan harga yang lebih murah. Jawaban Livy ini seketika membuat Rigen merasa heran dan sedikit kesal.
Bagaimanapun, menu ikan salmon adalah makanan yang terbilang cukup spesial.
"Jadi hidup susah tuh makannya nggak seenak biasa gitu kan. Salmon sih, tapi kayak versi murahnya. Salmon tapi versi murahnya," bebernya.
"Salmon versi murah, tongkol?" timpal Rigen.
(mdk/vna)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya