Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Makanan Penurun Darah Tinggi saat Hamil, Tingkatkan Konsumsinya

5 Makanan Penurun Darah Tinggi saat Hamil, Tingkatkan Konsumsinya Ilustrasi ibu hamil. ©Shutterstock.com/Twonix Studio

Merdeka.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu kondisi paling umum yang banyak diderita oleh ibu hamil. Faktanya, menurut American Pregnancy Association, tekanan darah tinggi memengaruhi sekitar 6 hingga 8 persen wanita hamil.

Obesitas, merokok, dan gemar mengonsumsi minuman beralkohol merupakan penyebab khas tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Meski demikian, memiliki tekanan darah tinggi pada saat kehamilan belum tentu merupakan kombinasi yang berbahaya.

Namun ibu hamil tetap membutuhkan perawatan khusus untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya adalah menjaga asupan makanan. Makanan penurun darah tinggi saat hamil terdiri dari beberapa jenis. Anda bisa mengonsumsinya untuk membantu meredakan tekanan darah tinggi selama masa kehamilan ini.

Melansir dari parenting.firstcry.com dan medicoverhospitals.in, berikut penjelasan selengkapnya mengenai makanan penurun darah tinggi saat hamil yang menarik untuk Anda ketahui.

Jenis Tekanan Darah Tinggi pada Wanita Hamil

Selama kehamilan, wanita dapat menderita berbagai jenis tekanan darah tinggi, seperti:

  • Hipertensi gestasional yang berkembang setelah 20 minggu kehamilan.
  • Hipertensi kronis yang terjadi sebelum kehamilan atau yang terjadi sebelum 20 minggu kehamilan.
  • Hipertensi kronis dengan superimposed preeklamsia yang terjadi pada wanita dengan tekanan darah tinggi kronis sebelum kehamilan.
  • Preeklamsia, sejenis komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ lain.
  • Tekanan darah tinggi selama kehamilan memberi tekanan ekstra pada jantung dan ginjal, yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit jantung, penyakit ginjal, dan stroke. Seiring dengan ini, komplikasi lain mungkin termasuk pembatasan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, solusio plasenta dan kelahiran sesar.

    Ketika menderita hipertensi selama kehamilan, penting untuk memantau tingkat tekanan darah dengan cermat selama kehamilan. Mengelola tekanan darah dapat membantu Anda memiliki kehamilan yang sehat dan bayi yang sehat. Pada saat yang sama, pemeriksaan ultrasound harus sering dilakukan untuk melacak pertumbuhan bayi dalam kandungan.

    Makanan Penurun Darah Tinggi Saat Hamil

    Diet seimbang dan sehat adalah satu-satunya solusi untuk melawan tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Anda dapat memasukkan beberapa jenis makanan berikut untuk menurunkan tekanan darah tinggi selama kehamilan:

    1. Makanan Dengan Sumber Asam Lemak

    Makanan penurun darah tinggi saat hamil yang pertama adalah makanan yang kaya akan sumber asam lemak. Makanan yang kaya akan asam lemak esensial membantu melawan hipertensi. Ibu hamil harus memasukkan berbagai kacang-kacangan, biji-bijian dan buah-buahan dalam dietnya untuk membantu menurunkan tekanan darah yang tinggi.

    Contoh makanan penurun darah tinggi yang kaya akan sumber asam lemak adalah biji chia, alpukat, kacang hazel, kenari, kacang brazil, dan kacang labu. Beberapa minyak yang mengandung asam lemak esensial dalam jumlah besar adalah minyak biji rami, minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak ikan.

    2. Makanan Kaya Kalsium & Magnesium

    Makanan penurun darah tinggi saat hamil yang kedua adalah makanan yang kaya akan kandungan kalsium dan magnesium. Diet kehamilan tekanan darah tinggi Anda harus memiliki banyak kalsium dan magnesium untuk membantu menurunkan tekanan darah yang sedag tinggi.

    Jenis makanan ini tidak hanya mengurangi tetapi juga mencegah tekanan darah tinggi selanjutnya pada ibu hamil. Kalsium dan magnesium ditemukan berlimpah dalam sayuran berdaun hijau seperti bayam, kubis, brokoli, dan sawi. Anda juga bisa memasukkan sayuran lain seperti tomat, wortel, kacang hijau, kacang polong, bawang, ubi, asparagus, seledri, labu dan bawang putih dalam menu makanan harian.

    Berbagai jenis buah juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk menurunkan tekanan darah, seperti buah pir, aprikot, nanas, stroberi, jeruk bali, apel, plum, dan delima.

    3. Suplemen Vitamin D

    Makanan penurun darah tinggi saat hamil yang ketiga adalah suplemen vitamin D. Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat terjadi akibat kekurangan vitamin D pada ibu hamil. Untuk itu, penting menjaga asupan makanan yang mengandung Vitamin D.

    Beberapa jenis makanan penurun darah tinggi saat hamil yang mengandung vitamin D adalah keju, kuning telur, hati sapi, makarel, tuna, dan salmon. Makanan penurun darah tinggi saat hamil lain yang diperkaya dengan Vitamin D adalah jus jeruk, susu kedelai dan beberapa produk susu dan sereal.

    Telah umum diketahui juga bahwa sinar matahari adalah sumber vitamin D yang baik. Namun, makanan dan sinar matahari tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D yang cukup. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D secara teratur.

    Namun ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum Anda mulai mengonsumsi suplemen vitamin saat hamil.

    4. Gandum Utuh

    Makanan penurun darah tinggi saat hamil yang ketiga adalah gandum utuh. Setiap hari, Anda harus makan tiga-empat porsi biji-bijian untuk membantu menurunkan tekanan darah saat hamil. Gandum utuh yang bisa dikonsumsi antara lain adalah oat, tepung gandum, beras merah, soba, gandum hitam, dan biji gandum.

    Biji-bijian ini kaya akan serat larut yang mengontrol hipertensi. Mereka juga membantu mengurangi kebutuhan akan obat-obatan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

    5. Produk Susu Fermentasi

    Makanan penurun darah tinggi saat hamil yang kelima adalah produk susu fermentasi. Produk susu fermentasi memiliki beberapa jenis bakteri yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Dianjurkan untuk mengonsumsi produk-produk seperti yogurt alami, keju parmesan, keju cheddar, keju mozzarella.

    Kunci untuk melawan hipertensi selama kehamilan adalah dengan menjaga gaya hidup sehat. Diet kehamilan tekanan darah tinggi harus rendah natrium dan lemak dan asupan garam rendah.

    Diet sehat yang mencakup biji-bijian dan banyak buah-buahan dan sayuran dapat membantu memecahkan dilema tentang apa yang harus dimakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi selama kehamilan. Jauhi pilihan gaya hidup yang tidak sehat seperti alkohol dan merokok dan selalu tetap aktif bergerak.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP