Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah
Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Selain kopi, perkebunan itu punya berbagai komoditas yang dikembangkan. 

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Kebon Tlogo atau Perkebunan Tlogo, berada di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Komoditi Perkebunan Tlogo terdapat empat jenis seperti karet, kopi, cengkeh, dan kapuk.

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Mengutip Unnes.ac.id, perkebunan ini sempat mengalami pasang surut dalam perjalanan sejarahnya. Salah satunya pada era Orde Baru tahun 1964-1998. Padahal sesungguhnya Perkebunan ini punya sejarah yang panjang, yaitu jauh pada era Hindia Belanda.

Mengutip YouTube Jejak Tempo Doeloe, Perkebunan Tlogo merupakan perkebunan peninggalan Belanda yang didirikan pada tahun 1838. Saat itu komoditas utamanya adalah kakao atau cokelat.

Pada awalnya Perkebunan kakao itu milik sebuah Perusahaan Belanda yang berkantor di Amsterdam dengan nama NV Cultuur Maatschappij.

Pada tahun 1954 perkebunan itu diambil alih pemerintah Indonesia dan kemudian dikelola oleh pihak Perusda Jawa Tengah.

Pada 30 Oktober 1999, Perkebunan Tlogo resmi menjadi obyek wisata Argowisata Tlogo yang diresmikan Gubernur Jateng saat itu, Mardiyanto.

Mengutip YouTube Jejak Tempo Doeloe, argowisata itu memiliki luas 415 hektare dengan ketinggian 400-675 mdpl.

Dengan suasana pegunungan alam yang bersih dan bebas polusi, pengunjung bisa menikmati panorama yang indah dengan beraneka tanaman perkebunan seperti karet, kopi, dan lain sebagainya.

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Di sana pula ditanam berbagai tanaman tropis seperti durian, mangga, pisang, alpukat, dan lain sebagainya. Dari sana pula pengunjung bisa menikmati keindahan alam Rawa Pening dan Goa Rong.

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Area perkebunan kopi Tlogo cukup luas. Di sana pula terdapat pabrik pengolahan kopi Java Tlogo yang produknya cukup terkenal.

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Namun yang tak kalah menarik adalah sebuah bangunan pendopo peninggalan Belanda yang umurnya sangat tua yang masih berdiri megah hingga saat ini.

Bagian dalam bangunan pendopo itu adalah ruang pertemuan yang amat luas. Lantainya masih asli peninggalan tempo dulu.

Selain itu ada beberapa peninggalan lukisan zaman dulu yang tertata rapi di dinding gedung. Pada dinding-dinding gedungnya terpajang foto-foto zaman dulu.

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Kini, perkebunan Tlogo berkembang menjadi area wisata yang modern. Di sana juga terdapat penginapan yang dilengkapi fasilitas kolam renang, ruang pertemuan, ruang bermain bilyar, restoran, tempat pemancingan, dan area outbound.

Sejarah Perkebunan Tlogo di Semarang, Perkebunan Kopi Peninggalan Belanda yang Punya Panorama Alam Indah

Dengan luasnya yang mencapai 414 hektare, perkebunan Tlogo didominasi oleh perkebunan kopi seluas 97 hektare, karet 233 hektare, dan cengkeh 64 hektare.

FOTO: Melihat Perkebunan dan Pengolahan Kopi Van Dillem Era Kolonial Belanda di Trenggalek
FOTO: Melihat Perkebunan dan Pengolahan Kopi Van Dillem Era Kolonial Belanda di Trenggalek

Kopi Van Dillem yang berlokasi di Agrowisata Dilem Wilis, Trenggalek ini merupakan peninggalan kolonial Belanda yang sudah ada sejak tahun 1928.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kopi Priangan Merajai Pasaran Eropa
Kopi Priangan Merajai Pasaran Eropa

Sejarah kopi Priangan merajai pasar Eropa. Namun di Tanah Air meninggalkan kesengsaraan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Melihat Pameran Kopi Nusantara yang Mendunia di Qatar
Melihat Pameran Kopi Nusantara yang Mendunia di Qatar

Kemendikbud menggelar pameran kopi nusantara di acara memperingati tahun kebudayaan Qatar-Indonesia 2023.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Berkunjung ke Warung Kopi Ake, Nikmatnya Pengalaman Ngopi dengan Suasana Jadul di Belitung
Berkunjung ke Warung Kopi Ake, Nikmatnya Pengalaman Ngopi dengan Suasana Jadul di Belitung

Ngopi sambil menikmati suasana klasik Belitung tentu menghadirkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Baca Selengkapnya icon-hand
5 Pesona Kampung Kopi Gombengsari Banyuwangi, Belajar Tanam Kopi hingga Perah Susu Etawa
5 Pesona Kampung Kopi Gombengsari Banyuwangi, Belajar Tanam Kopi hingga Perah Susu Etawa

Destinasi wisata wajib di Banyuwangi, sayang banget jika dilewatkan begitu saja.

Baca Selengkapnya icon-hand
Potensi Cuan Tembakau dan Kopi Lumajang, Luas Lahan Lebih dari Lima Ribu Hektare
Potensi Cuan Tembakau dan Kopi Lumajang, Luas Lahan Lebih dari Lima Ribu Hektare

Komoditas pertanian tembakau dan kopi di Lumajang berpotensi jadi sumber cuan besar. Simak selengkapnya

Baca Selengkapnya icon-hand
Menjelajah Desa Wisata Taraju Tasik, Bisa Cicipi Kopi Luhur Langit sampai Lihat Pembuatan Batako Plastik
Menjelajah Desa Wisata Taraju Tasik, Bisa Cicipi Kopi Luhur Langit sampai Lihat Pembuatan Batako Plastik

Desa Wisata Taraju jadi spot apik yang bisa dikunjungi saat ke Tasikmalaya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Sejarah Kebun Teh Kemuning, Sisa Kejayaan Mangkunegaran di Lereng Gunung Lawu
Sejarah Kebun Teh Kemuning, Sisa Kejayaan Mangkunegaran di Lereng Gunung Lawu

Kebun teh ini telah berganti kepemilikan berkali-kali seiring zaman.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kedai Kopi di Jakarta Ini Disebut Tertua di Indonesia, Berdiri Tahun 1878
Kedai Kopi di Jakarta Ini Disebut Tertua di Indonesia, Berdiri Tahun 1878

Ini jadi kedai kopi pertama di Jakarta sejak 1878, bertahan selama 145 tahun.

Baca Selengkapnya icon-hand