Menstruasi merupakan salah satu siklus alami yang terjadi sebagian besar wanita. Di mana setiap bulan dalam hitungan periode tertentu darah yang ada pada rahim wanita akan meluruh saat tidak mengalami proses pembuahan. Siklus menstruasi ini akan terus berulang setiap bulannya.
Meskipun mempunyai rentang siklus waktu yang pasti, namun tidak sedikit wanita mengalami haid tidak teratur. Bahkan, kondisi menstruasi yang tidak lancar sering kali dialami wanita setelah menikah. Di mana siklus menstruasi bisa lebih panjang dari sebelumnya.
Secara umum, menstruasi yang tidak lancar setelah menikah tidak lain karena konsumsi atau penggunaan kontrasepsi dan kondisi kehamilan. Bukan hanya itu, penyebab haid tidak teratur setelah menikah juga bisa terjadi beberapa faktor lain. Mulai dari kondisi stres, perubahan rutinitas, hingga penambahan berat badan yang berpengaruh pada produksi hormon dalam tubuh.
Dengan begitu, dapat dipahami bahwa menstruasi yang terlambat setelah menikah bukan hanya disebabkan oleh faktor kehamilan saja. Terlebih ketika sudah melakukan tes kehamilan dan hasilnya masih negatif. Tentu kondisi ini disebabkan oleh faktor-faktor lain yang berpengaruh. Dilansir dari Healthline, berikut kami merangkum berbagai penyebab haid tidak teratur setelah menikah dan risikonya, perlu diketahui.
Advertisement
Stres, Perubahan Rutinitas, Penambahan Berat Badan
-
Stres
Penyebab haid tidak teratur setelah menikah yang pertama bisa dipengaruhi oleh kondisi stres. Penelitian telah menemukan bahwa perubahan stres emosional dapat mempengaruhi hormon yang mengatur siklus menstruasi. Dalam hal ini, fase setelah pernikahan tentu membuat setiap orang harus beradaptasi dengan perubahan dan berbagai tanggung jawab baru yang harus dilakukan.
Tidak heran, jika sebagian orang mengalami kondisi stres setelah menikah. Pada wanita, kondisi ini tentu akan berpengaruh pada siklus menstruasi setiap bulannya. Di mana siklus haid bisa lebih panjang dari sebelumnya, sehingga menyebabkan menstruasi tidak teratur.
-
Perubahan Rutinitas
Penyebab haid tidak teratur setelah menikah berikutnya bisa terjadi karena perubahan rutinitas. Menikah seringkali melibatkan banyak perubahan pada rutinitas harian Anda yang dapat memengaruhi siklus menstruasi wanita setiap bulan.
Perubahan-perubahan ini seperti pindah dari rumah yang berbeda, menyesuaikan diri dengan jadwal baru, melakukan tanggung jawab baru, hingga kebiasaan makan yang berbeda dari sebelumnya. Berbagai kondisi ini pada akhirnya menjadi sumber stres tersendiri yang bisa membuat menstruasi wanita menjadi tidak lancar.
-
Penambahan Berat Badan
Penyebab haid tidak lancar setelah menikah juga bisa dipengaruhi oleh perubahan atau penambahan berat badan. Pernikahan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Dalam hal ini, wanita mempunyai risiko yang lebih tinggi dalam penambahan berat badan setelah menikah daripada laki-laki.
Terdapat beberapa teori yang menjelaskan hal ini. Mulai dari faktor kepuasan pernikahan, kurangnya keinginan untuk mencari pasangan baru atau perubahan pola makan karena bahagia, mungkin menjadi faktor penyebabnya.
Pada wanita perubahan berta badan yang cepat telah terbukti menyebabkan menstruasi yang tidak teratur, menurut penelitian. Lemak tubuh mempengaruhi jumlah estrogen yang diproduksi tubuh. Wanita dengan lebih banyak lemak akan menghasilkan lebih banyak estrogen daripada wanita dengan lebih sedikit lemak. Peningkatan estrogen ini dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur, terlewat, atau berat.
Advertisement
Penggunaan Kontrasepsi, Kehamilan
-
Penggunaan Kontrasepsi
Penggunaan kontrasepsi juga termasuk salah satu penyebab haid tidak teratur setelah menikah. Ini adalah alasan umum mengapa Anda mengalami menstruasi yang terlewat setelah menikah. Bukan hanya menggunakan, tetapi berhenti dari penggunaan kontrasepsi juga berpengaruh pada kondisi hormon dalam tubuh. Beberapa jenis alat kontrasepsi tertentu juga terkadang dapat menyebabkan haid yang tidak teratur pada wanita, bahkan dapat menghentikan haid secara total.
Secara umum, tubuh harus menyesuaikan diri dalam tiga hingga enam bulan setelah memulai atau menghentikan kontrasepsi hormonal. Dokter Anda mungkin merekomendasikan mengubah alat kontrasepsi jika terus mengalami masalah.
-
Kehamilan
Penyebab haid tidak teratur setelah menikah yang terakhir yaitu karena terjadi kehamilan. Kehamilan memang kondisi umum yang menyebabkan siklus menstruasi yang terlewat. Namun pada awal kehamilan, bisa juga menyebabkan ketidakteraturan lain, seperti bercak dan pendarahan implantasi , yang menyerupai menstruasi yang sangat ringan.
Jika pernah melakukan hubungan seks tanpa kondom dan mengalami ketidakteraturan menstruasi, ada baiknya Anda melakukan tes kehamilan di rumah. Tanda -tanda awal kehamilan lainnya mungkin termasuk:
- Kelelahan
- Payudara atau puting yang sakit
- Mual, yang sering disebut morning sickness meskipun bisa terjadi kapan saja
- Kembung
- Kram ringan
Advertisement
Kapan Harus ke Dokter
Setelah mengetahui beberapa penyebab haid tidak teratur setelah menikah, tentu muncul pertanyaan kapan harus memeriksakan diri ke dokter jika mengalami masalah ini. Pertama, Anda perlu memperhatikan perubahan siklus menstruasi yang terjadi.
Kemudian, jika mengalami salah satu dari beberapa kondisi berikut, artinya Anda harus segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi. Berikut beberapa kondisi yang perlu diperhatikan:
- Melewatkan lebih dari tiga periode berturut-turut dan tidak hamil.
- Menstruasi tiba-tiba menjadi tidak teratur setelah sebelumnya teratur.
- Periode menstruasi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
- Periode menstruasi berlangsung lebih dari seminggu.
- Penggunaan pembalut atau tampon setiap satu atau dua jam selama beberapa jam berturut-turut.
- Mengalami gejala haid yang sangat menyakitkan.
- Mengalami demam atau keputihan yang tidak biasa selama periode haid.
- Muncul bercak di antara periode menstruasi.