Di media sosial pribadinya, Anji sering kali bersuara tentang isu-isu lingkungan. Tak jarang Anji juga mengungkapkan pandangannya soal kelestarian alam Indonesia.
Diketahui, saat ini mantan vokalis grup musik Drive itu sedang terlibat dalam upaya pelestarian Gunung Puntang, Bandung. Ia dan rekan-rekannya berniat memperlihatkan potensi tempat tersebut kepada publik.
Aksi mulia yang dilakukan Anji ternyata tak hanya itu saja. Selain lingkungan, ternyata ia juga memperhatikan kesejahteraan sesamanya terutama anak-anak.
Advertisement
8 Tahun Belakangan
Baru-baru ini, Anji menceritakan apa yang telah dilakukannya untuk membantu sesama. Hal itu diungkapkan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Ngobrol Asix.
Pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto itu mengungkapkan bahwa ia sudah bergerak selama 8 tahun untuk memberikan edukasi kepada anak-anak. Ia dan sponsornya bergerak dari desa ke desa terpencil untuk menabur benih-benih mimpi.
"Jadi selama 8 tahun belakangan ini sudah ada 500 desa aku datengin. Jadi di pemerintahan yang kemarin aku sempat mau diangkat jadi Duta Desa dari Kementerian Desa Tertinggal. tapi nggak jadi," ungkap Anji.
"Tapi nggak banyak orang yang tahu, aku jalan sama brand, untuk ke desa-desa untuk mengembangkan potensi mereka," tambahnya.
Advertisement
Edukasi Digital
Edukasi yang diberikan oleh Anji kepada anak-anak yang tinggal di daerah terpencil itu adalah edukasi tentang dunia digital. Ia ingin anak-anak itu bisa hidup sejalan dengan perkembangan teknologi yang serba cepat seperti sekarang.
"Setidaknya dari sisi digital. Aku ngasih ilmu ke mereka. Karena di desa-desa itu anak-anaknya udah pengen jadi Youtuber," jelas Anji.
"Cuma orang tuanya nggak ngerti karena gagap digital. Kan zaman sekarang itu sudah timbul pekerjaan-pekerjaan yang dulu tak terpikirkan," imbuhnya.
Advertisement
Jadi Pelopor
Lebih lanjut, Anji mengaku bahwa ia adalah salah satu publik figur yang pertama kali mempelopori konten vlog di YouTube. Meskipun pada saat itu ia sering dipandang sebelah mata karena terlalu sering membawa kamera ke mana-mana.
"Nah aku salah satu yang pertama kali membuat kebiasaan (digital) itu," ucapnya.
"Dari dulu di bilang aneh, bawa-bawa kamera ke mana-mana," pungkasnya.