Sosok musisi Anji saat ini tengah terlibat dalam upaya pelestarian Gunung Puntang, Bandung. Ia dan rekan-rekannya berniat memperlihatkan potensi tempat tersebut kepada publik.
Tak hanya itu, mantan vokalis Drive ini juga kerap bersuara tentang isu lingkungan. Lewat akun Instagram pribadinya, Anji kerap mengungkapkan pandangannya soal kelestarian alam Indonesia.
Belum lama ini, ada seorang warganet yang justru menanyakan upaya Anji melestarikan Gunung Puntang. Warganet tersebut bertanya tentang apa yang pernah ditanam Anji di Gunung Puntang.
Berikut selengkapnya.
Advertisement
Menanam Kebaikan
Momen tersebut diunggah oleh Anji dalam akun Instagram pribadinya beberapa hari yang lalu. Ia membagikan sebuah tangkapan layar pesan instan yang dikirim oleh warganet kepadanya.
Isi pesannya, warganet tersebut bertanya mengapa Anji membongkar tanaman yang ada di Gunung Puntang. Anji menjawab, bahwa ia sedang membersihkan sampah-sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.
"Begini kalau tidak mengenal saya. Padahal saya dan tim membabat semak belukar untuk membersihkan ‘harta karun’ SAMPAH yang ada di sana dan menumpuk selama bertahun-tahun," tulis Anji.
"Semak belukar dalam tempo 1-3 bulan juga sudah lebat kembali," tambahnya.
Advertisement
Kenali Dulu
Melihat perlakuan warganet tersebut, Anji berpesan kepada warganet lainnya agar melakukan riset terlebih dahulu sebelum menghakimi seseorang. Agar nantinya tidak ada simpang siur opini-opini liar.
"Kenali dulu, sebelum posting di media sosial dan menggiring opini bahwa saya sedang merusak," jelas Anji.
"Padahal saya sedang merapikan dan membersihkan," imbuhnya.
Advertisement
Diskusi
Di akhir keterangannya, ia mengajak para warganet yang mengikuti akun Instagram-nya untuk berdiskusi secara sehat. Tak sedikit juga para warganet yang mendukung Anji untuk terus melestarikan alam, terutama Gunung Puntang.
"Buat yang mencintai Puntang, ayok diskusi.
Saya sangat terbuka kok untuk diskusi," ujar Anji.
"Saya sangat terbuka kok untuk diskusi.
Asalkan karena memang mencintai, bukan mau menyaingi. Atau menguasai," pungkasnya.