Orang Tua Sampai Dipanggil ke Sekolah, Ini Cerita Jahil Pandji Pragiwaksono saat SMP

Baru-baru ini, Pandji Pragiwaksono menceritakan masa kecilnya dan masa sekolahnya.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Orang Tua Sampai Dipanggil ke Sekolah, Ini Cerita Jahil Pandji Pragiwaksono saat SMP
You Tube - Armand Maulana

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo atau yang akrab dengan nama Pandji Pragiwaksono ini mulai dikenal luas publik sebagai penyiar radio. Bukan hanya itu saja, Ia mulai berkarier di dunia pertelevisian Tanah Air sebagai pemandu acara reality show di sebuah stasiun televisi.

Sekarang, Pandji juga dikenal luas sebagai seorang komika, aktor hingga penulis. Bahkan, komedian tunggal ini sempat menjalani tur dunia, yaitu Indonesia, Belanda, China dan Jerman dalam melakukan stand up comedy.

Perilaku menggelitiknya tersebut juga diperlihatkannya ketika ia masih kecil. Baru-baru ini, Pandji Pragiwaksono menceritakan masa kecilnya dan masa sekolahnya.

Guru Tata Boga

Hal itu diungkapkan Pandji Pragiwaksono dalam video perbincangannya bersama Armand Maulana yang diunggah di kanal YouTube Armand Maulana beberapa hari lalu. Dalam kesempatannya tersebut, Pandji Pragiwaksono bercerita mengenai kejahilannya.

Kejahilannya tersebut dilakukan juga kepada salah satu guru SMP-nya. Guru yang menurut Pandji Pragiwaksono galak tersebut, menjadi alasannya untuk melakakukan kejahilan.

"Dulu ada guru, namanya bu Rusli, tapi kami panggil Bruce Lee. Dia galak, guru Tata Boga," ungkap Pandji Pragiwaksono.

Lada dan Lem

Lebih lanjut, Pandji Pragiwaksono menceritakan bagaimana ia menjahili gurunya tersebut. Waktu itu Pandji Pragiwaksono ingin melihat gurunya bersin dengan bubuk lada seperti apa yang dilihatnya dari kartun.

"Awalnya gue, kencing kan gue lempar lada, enggak mempan, dia enggak bersin. Oh mungkin kita coba yang lem," tutur Pandji Pragiwaksono.

Pakai Balsam

Karena cara tersebut menurut Pandji Pragiwaksono tidak berhasil, ia mencoba cara lain. Pandji Pragiwaksono bercerita bahwa ia menaruh balsam di kursi yang nantinya akan diduduki oleh gurunya itu.

"Terus gue punya ide kalau misalnya gue taruh balsam di kursinya. Pas ditaruh, beliau kan pakai rok. Dia duduk, gua tungguin sejam, dia enggak lompat tapi diam lama," ucap Pandji Pragiwaksono.

Orang Tua Dipanggil ke Sekolah

Setelah guru lain menginterogasi kelas Pandji Pragiwaksono untuk mengaku, lalu Pandji Pragiwaksono mengaku bahwa itu adalah kelakuannya. Akhirnya, orang tua Pandji Pragiwaksono dipanggil untuk datang ke sekolah dan ia menyesali perbuatannya.

"Ibu gue dipanggil BP, terus gua nangis-nangis minta maaf," tutur Pandji Pragiwaksono.

Rekomendasi