Vertigo merupakan gangguan yang bisa menyebabkan penderita mengalami pusing, mual, dan muntah. Kondisi ini memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda, vertigo bisa berlangsung selama beberapa menit atau jam. Vertigo yang dialami cukup berat, bisa membuat penderitanya terjatuh.
Gangguan ini juga bisa menyebabkan penderitanya merasa seperti ruangan berputar atau akan pingsan. Seperti dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa hari dan membuat pengidap tidak bisa beraktivitas secara normal.
Salah satu penyebab vertigo yang paling umum dialami penderita adalah beningn paroxysmal positional vertigo, yang mana terjadi gangguan keseimbangan atau gerakan tiba-tiba. Kondisi ini bisa terjadi karena kalsium karbonat yang putus dari lapisan saluran telinga dalam. Penyakit vertigo jika tidak segera ditangani dengan baik, bisa membahayakan kesehatan penderitanya.
Lantas, apa itu vertigo dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya yang dilansir dari Mayo Clinic berikut ini.
Advertisement
Mengenal Apa Itu Vertigo
Seperti yang sudah diketahui, vertigo merupakan kondisi di mana seseorang akan merasakan pusing dan seperti sekeliling berputar. Kondisi ini biasanya terjadi secara tiba-tiba, dengan gejala atas serangan yang berbeda-beda. Seseorang yang mengalami vertigo akan kehilangan keseimbangan dan disorientasi.
Dalam beberapa kasus, peningkatan hormon pada ibu hamil juga dapat menyebabkan ibu hamil mengalami vertigo yang mengganggu. Selain itu, gangguan ini juga menyebabkan penderita kesulitan berjalan hingga pingsan.
Gejala vertigo yang dialami oleh setiap orang bisa yang berbeda-beda. Adapun beberapa gejala vertigo yang paling sering dialami oleh penderita adalah sebagai berikut:
- Sering merasa di sekeliling seperti berputar.
- Merasa tidak memiliki keseimbangan.
- Sering merasakan mual dan sensasi rasa berputar.
- Kerap muncul keringat dingin.
- Merasa seolah-olah dirinya berjalan atau berpindah tempat.
Advertisement
Penyebab Vertigo
Apa itu vertigo yang dialami seseorang bisa berbeda-beda, hal ini tergantung dengan kondisi pengidapnya. Namun, beberapa penyebab vertigo yang paling umum dirasakan penderita adalah diabetes, migrain, stroke, tumor otak, hingga tumor otak.
Di samping itu, ibu hamil biasanya juga mengalami vertigo pada trimester pertama. Kondisi ini terjadi sebagai gejala awal dari tekanan darah rendah yang menurun karena timbulnya perasaan mual dan menyebabkan kesulitan untuk makan banyak. Ada beberapa yang menjadi penyebab vertigo pada ibu hamil, di antaranya sebagai berikut:
Terlalu Lama Berbaring
Penyebab vertigo yang pertama adalah terlalu lama berbaring. Seseorang sering mengalami vertigo ketika menghabiskan waktu yang lama untuk berbaring. Biasanya, vertigo yang disebabkan terlalu lama berbaring akan sembuh dengan sendirinya seiring adaptasi yang telah dilakukan.
Faktor Hormonal
Salah satu penyebab vertigo yang paling sering dialami penderita ialah peningkatan hormon dalam tubuh. Kondisi ini bisa membuat pembuluh darah menjadi lebih besar dan menyebabkan penurunan tekanan darah.
Tekanan Darah
Penyebab vertigo lainnya yang kerap dialami adalah hipotensi. Tekanan darah rendah dianggap menjadi faktor utama penyebab vertigo, terutama pada ibu hamil. Selain itu, adanya gangguan penglihatan menjadi ciri utama dari anemia pada ibu hamil.
Infeksi Labirinitas
Infeksi labrinitas adalah kondisi di mana infeksi menyerang labirin bagian telinga dalam yang berfungsi sebagai pengendali keseimbangan dan pendengaran. Gangguan pada telinga ini bisa menyebabkan seseorang mengalami vertigo. Selain itu, infeksi ini bisa membuat penderita kehilangan pendengaran, mual, dan demam.
Cedera Kepala atau Leher
Penyebab apa itu vertigo berikutnya yaitu cedera kepala atau leher. Biasanya, orang akan mengalami vertigo ketika pulih dari cedera kepala atau leher. Kondisi ini cenderung akan sembuh dengan sendirinya seiring cedera semakin membaik.
Advertisement
Cara Mengatasi Vertigo Secara Alami
Seseorang yang mengalami gejala vertigo, segera mungkin berkonsultasi dengan dokter. Biasanya, pengobatan yang diberikan dokter kepada pasien dapat berbeda-beda, tergantung dengan penyebab yang mendasarinya. Meski begitu, apa itu vertigo ringan bisa diatasi secara mandiri, di antaranya seperti berikut:
- Hindari untuk berdiri terlalu lama.
- Pastikan kaki tetap bergerak agar sirkulasi darah bisa berjalan dengan normal.
- Ketika tidur, hindari posisi terlentang dan usahakan untuk tidur menghadap ke kiri.
- Hindari mandi menggunakan air panas dan jangan memakai pakaian yang sempit dengan bahan yang tidak menyerap keringat.
- Usahakan untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang.
- Hindari posisi membungkuk, agar vertigo tidak kambuh.
- Gerakkan kepala secara perlahan.