Karier awal Onadio Leonardo adalah sebagai bassist di sebuah band. Ia adalah salah satu personel dari band emo, Killing Me Inside. Namun, setelah sembilan tahun, pria yang sering disapa Onad ini dikeluarkan dari Killing Me Inside, padahal Ia adalah salah satu orang yang membentuk band tersebut.
Beberapa tahun kemudian, Onad masih menjadi musisi, mengerjakan berbagai projek musik. Tak hanya menjadi musisi, Onad juga membintangi film di tahun 2019 yang berjudul "Pretty Boys".
Sebagai musisi dan publik figur, Onad Leonardo sudah dikenal dengan gayanya yang unik. Baru-baru ini, Onad mengungkapkan alasan Ia selalu bergaya unik dan suka membeli pakaian perempuan.
Advertisement
Halusinasi
Hal itu diungkapkan Onad dalam video perbincangannya dengan Liza Djaprie yang diunggah di kanal Youtube Orami Entertaiment pada Rabu (4/11). Dalam perbincangan tersebut, Onad menceritakan apa yang menjadi alasannya berdandan dengan gaya yang unik.
Menurutnya, itu dimulai ketika Onad duduk di bangku sekolah menengah atas. Ia menginginkan untuk menjadi seperti musisi yang digemarinya.
"Waktu SMA tuh, gue memang selalu mendengarkan band-band yang vokalisnya bergaya seperti itu (gaya feminin) dan gue berhalusinasi ingin kaya dia nih," jelasnya.
Advertisement
Rockstar dan Make Up
Lebih lanjut, Onad menjelaskan mengenai inspirasinya dalam menentukan gaya. Ia mengaku bahwa inspirasinya adalah musisi yang terkenal di masanya.
"Jadi gue sebenarnya suka rockstar yang pakai make up bukan lebih ke girly getting ya, tetapi ke rockstar pakai make up, rambut smoothing. Lu lihat kan rockstar zaman dahulu," ungkap Onad.
Advertisement
Beli Pakaian Perempuan
Mengenai gaya berpakaian, Onad juga sering terlihat menggunakan pakaian perempuan. Hal itu memang diakui oleh Onad karena memang sering membeli pakaian perempuan.
Terlebih, saat memakai pakaian perempuan tersebut, Onad merasa nyaman.
"Gue pertama tatoan kan, lama-lama ke muka, dibilang (keluarga) ngapain sih. Gue juga selalu beli celana cewek. Gue selalu suka pakai celana ketat. Gue memang nyaman di situ dan gue enggak berpura-pura. Dan gue comfort," tambah Onad.
Advertisement
Lebih Banyak yang Suka
Walaupun banyak yang membicarakan soal gestur dan gaya berpakaian Onad, ia tidak terlalu memedulikan pembicaraan-pembicaraan negatif. Ia juga beranggapan bahwa lebih banyak orang yang menyukainya daripada orang yang mencibirnya.
"Setelah gue kalkulasi, haters-nya tuh 30 (persen), yang suka 70 (persen). Dengan gue bergaya begini, gue bikin lagu begini, main film begini, orang suka kok. Kalau gue kalkukasi lebih banyak yang suka dibanding enggak suka. Emang hidup begitu kali ya, lu enggak mungkin disukai semua orang ya," tutur Onad.