Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pernah Hidup dari Ngorek-Ngorek Sampah, Pemulung Ini Kini Jadi Pahlawan Kucing

Pernah Hidup dari Ngorek-Ngorek Sampah, Pemulung Ini Kini Jadi Pahlawan Kucing Mas Sugiyanto Pahlawan Kucing. ©Instagram/@kitabisa.com

Merdeka.com - Di dunia ini, hidup manusia berdampingan dengan habitat kehidupan para kucing. Kucing-kucing bisa tinggal di mana saja, di gang sempit, di rumah kosong, di gorong-gorong, dan ada pula kucing peliharaan yang tinggal nyaman di rumah majikannya.

Karena itulah manusia kerap kali berinteraksi dengan para kucing. Apabila ada dari mereka yang kelaparan atau menderita luka, tak sedikit pula manusia yang peduli menolong. Bahkan ada pula dari kalangan manusia yang pernah hidup seperti hidupnya kucing jalanan sehingga timbul perasaan ‘empati’ di antara mereka.

Itulah yang dirasakan oleh Mas Sugiyanto. Pria berusia 46 tahun asal Bantul itu sehari-hari hidup dengan merawat kucing-kucing sakit dan terlantar. Dia bersedia melakukan itu semua karena dulu dia pernah hidup seperti kucing jalanan, ngorek-ngorek sampah hanya demi mendapatkan makanan dan minuman. Berikut selengkapnya:

Pernah Hidup dari Ngorek-Ngorek Sampah

mas sugiyanto pahlawan kucing

©Instagram/@kitabisa.com

Semasa merantau di Kalimantan, Mas Sugiyanto hidup tanpa uang dan tanpa pula ditemani sanak saudara. Untuk memperoleh makan dan minum saja, dia mengaku harus mengorek-ngorek tempat sampah.

“Saya tu pernah ngalami posisi persis sama dengan kucing di pasar. Saya tuh ngorek-ngorek tempat sampah cuma pengen makan cuma pengen minum,” kata Mas Sugiyanto dikutip dari Kitabisa.com pada Rabu (9/9).

Jadi Pahlawan Kucing

mas sugiyanto pahlawan kucing

©Instagram/@kitabisa.com

Karena pengalaman itu, rasa pedulinya muncul saat Mas Sugiyanto melihat kucing-kucing yang kelaparan di jalanan. Sambil menekuni pekerjaannya mengumpulkan barang rongsokan, dia juga menyelamatkan kucing jalanan yang sedang sakit.

“Jadi aku sedikit tahu rasanya lapar nggak ada makanan tuh gitu. Apalagi kalau pas sakit,” kata Mas Sugiyanto.

Rawat Kucing Sakit

mas sugiyanto pahlawan kucing

©Instagram/@kitabisa.com

Dalam merawat kucing yang sakit, Mas Sugiyanto biasanya merawat kucing itu di tempat sambil diberikan makan. Sementara itu kalau sakitnya parah kucing itu ia bawa pulang untuk kemudian dibawa ke dokter.

Uang untuk berobat itu ia ambil dari biaya servis handphone keliling atau biaya hasil dia memulung. Aktivitas seperti itu telah ia jalani selama empat tahun. 

Pernah Dipaksa Pindah Kost

Gara-gara suka merawat kucing, Mas Sugiyanto mengaku pernah dipaksa pindah kost. Walau begitu, dia masih bisa merawat kucing dengan gerobak yang ia pasang di kendaraannya.

“Orang ga punya kok maksain nolong. Itu komentar orang pas tau aku ngerawat kucing jalanan. Sampai aku dipaksa pindah kosan kalau masih ngerawat kucing-kucing ini,” kata Mas Sugiyanto dikutip dari Kitabisa.com.

Ingin Bangun Shelter Kucing

mas sugiyanto pahlawan kucing

©Instagram/@kitabisa.com

Menurut Mas Sugiyanto, rezeki buat menolong kucing itu pasti selalu ada walaupun pendapatannya sendiri tak pasti. Baginya, merawat kucing itu harus ikhlas dan didasari keinginan untuk berbagi. Oleh karena itulah, Mas Sugiyanto bermimpi suatu saat nanti bisa membangun shelter kucing di tanah miliknya sendiri.

“Kalau orang miskin kayak aku ini mau menolong kucing, emang gak boleh?” ujar Mas Sugiyanto.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP