Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menikmati Sipetung, Kopi Arabika Khas Temanggung yang Beraroma Tembakau

Menikmati Sipetung, Kopi Arabika Khas Temanggung yang Beraroma Tembakau Ilustrasi kopi. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Kabupaten Temanggung merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Kualitas kopi di sana sudah tidak diragukan lagi. Bahkan Kopi Temanggung sudah terkenal hingga mancanegara.

Salah satu jenis kopidari Temanggung yang terkenal adalah Kopi Sipetung. Kata “Sipetung” sendiri diambil dari lokasi perkebunan kopi yang terletak di sebuah lembah kaki Gunung Sumbing di Desa Jambu, Kecamatan Kledung, yang terkenal dengan nama Pusung Sipetung.

Dibanding dengan jenis kopi lainnya, kopi berjenis arabika itu memiliki keunikan tersendiri. Selain aroma khas kopi arabika, pada kopi itu muncul pula aroma tembakau, karena lahan perkebunan kopi itu juga ditanami tembakau. Berikut selengkapnya:

Ada Lima Varian

011 tantri setyorini

© Pexels

Turgiyanto, salah seorang petani dan pengrajin Kopi Sipetung, memproduksi kopi olahannya dengan lima varian yaitu full wash, semi wash, natural, honey, dan wine. Selain itu, dia juga menjual kopinya dalam bentuk green bean yang diproduksi dengan kemasan mulai dari 100 gram hingga 50 kilogram tergantung permintaan.

Namun karena adanya pandemi COVID-19, pada tahun 2020 ini produksi kopinya berkurang. Hal ini dikarenakan hasil kopi yang didapat dari petani menurun hingga 50 persen.

Dijual Lewat Online

ilustrasi media sosial

©2014 Merdeka.com

Selain menggunakan sistem konvensional, Turgiyanto juga menjual produknya melalui media online. Tak hanya itu, dia juga berkolaborasi dengan pengelola base camp pendakian Gunung Sumbing agar para pecinta alam yang datang dari luar daerah dapat menikmati kopinya. Merekapun juga diberi peluang oleh Turgiyanto untuk menjadi reseller produknya itu.

“Harapan saya, semua warga di Desa Jambu ini tetap menanam kopi, supaya Kopi Sipetung terus dikenal oleh masyarakat yang lebih luas, juga dapat meningkatkan ekonomi warga. Kalau bisa, bekerja sama dengan pabrik agar potensi penjualannya lebih luas ke masyarakat,” kata Turgiyanto dikutip dari Jatengprov.go.id pada Jum’at (9/10).

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP