Mengunjungi PG Gondang Winangoen, Saksi Mata Kejayaan Gula Indonesia
Merdeka.com - Pada zaman penjajahan Belanda, banyak berdiri pabrik gula di Pulau Jawa. Tebu-tebu yang banyak tersebar kemudian diolah menjadi gula di pabrik tersebut. Seiring waktu, ada pabrik gula yang sudah tidak beroperasi lagi, ada pula yang masih bertahan.
Salah satu pabrik gula yang masih bertahan itu adalah Pabrik Gula Gondang. Beralamat di Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Letaknya yang berada di pinggir jalan raya Solo-Jogja membuat lokasinya cukup strategis sebagai destinasi wisata.
Pabrik Gula Gondang didirikan pada 1860 oleh NV Klattensche Cultuur Maatschappij yang berkedudukan di Amsterdam. Lalu pada 1982 didirikan museum gula di pabrik ini. Museum itu menjadi museum gula satu-satunya di Asia Tenggara. Berikut selengkapnya.
Lokasi Strategis

Kemendikbud.go.id
Pabrik Gula Gondang dulunya bernama Pabrik Gula Gondang Winangoen. Waktu itu, pabrik gula itu merupakan salah satu industri pabrik gula di bawah perusahaan Klattensche Cultuur Matschappij.
Area perkebunan ini meliputi perkebunan tebu, desa di dekatnya, dan area emplasemen pabrik. Dilansir dari Kemendikbud.go.id, lokasinya dinilai cukup strategis karena tidak jauh dari Stasiun Kereta Api Srowot.
Pabrik dengan Fasilitas Lengkap

Kemendikbud.go.id
Sejak awal berdirinya, pabrik gula ini memiliki fasilitas yang lengkap. Dilansir dari kemendikbud.go.id, di dalam kompleks pabrik ini ada bangunan pabrik, garasi, kantor pabrik, ruang administratur, perumahan pegawai, gedung societet, tempat penimbunan ampas gilingan, timbangan tebu, bengkel angkutan, dan balai kesehatan.
Bangunan-bangunan itu dibangun dengan tujuan mempermudah pekerjanya karena tempat tinggal mereka dan fasilitas penunjang yang lain masih berada satu kompleks dengan tempat mereka bekerja.
Masa Kejayaan Industri Gula

Kemendikbud.go.id
Pada pertengahan abad ke-19, Jawa merupakan salah satu pemasok gula terbesar di dunia. Keberadaan pabrik gula menandakan penanda atau landmark bagi daerah di sekitarnya. Para karyawannya pun hidup makmur. Pabrik memberikan fasilitas yang memadai berupa gaji yang layak dan rumah dinas.
Tak hanya itu, biasanya di sekitar pabrik gula itu terdapat lori beserta lokomotif penarik gula. Kini keberadaan lori-lori itu hanya tinggal beberapa saja karena telah digantikan fungsinya dengan kendaraan bermotor.
Museum Gula Satu-Satunya di Asia Tenggara

Kemendikbud.go.id
Di dalam kawasan pabrik gula itu terdapat sebuah museum gula yang menjadi satu-satunya di Asia Tenggara dan satu-satunya museum gula peninggalan Belanda di Dunia. Di dalam museum itu terdapat replika alat-alat pembuat gula seperti diorama pabrik gula dan perkebunan tebu, foto-foto bersejarah, alat komunikasi lama, lokomotif kereta tebu, dan kereta wisata pabrik untuk berkeliling lokasi.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya