Menguak Hubungan Candi Borobudur dan Prambanan, Konon Dibangun oleh Satu Wangsa
Merdeka.com - Candi Borobudur dan Candi Prambanan adalah dua candi besar yang berdiri di dataran Mataram. Merupakan salah satu peninggalan kejayaan masa lalu, kemegahan dua candi itu dapat dilihat hingga kini. Oleh UNESCO, kedua bangunan itu ditetapkan sebagai situs warisan dunia.
Dilansir dari Indonesia.go.id, Candi Borobudur dan Prambanan merupakan puncak kesenian Jawa di era Hindu-Buddha, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Keduanya dibangun pada era Jawa Klasik, yaitu antara tahun 775-900 M.
Namun tak banyak yang tahu bahwa Candi Borobudur dan Prambanan memiliki hubungan yang erat walau letaknya saling berjauhan. Lantas hubungan apa yang mengikat kedua candi besar itu?
Relasi yang Kuat

© Bold Travel
Ahli purbakala Belanda, WF Stutterheim menyebut, ada relasi kuat antara Candi Prambanan dan Borobudur serta candi-candi Buddhis lainnya. Ia menduga ada keterlibatan langsung Wangsa Sailendra dalam pembangunan candi-candi itu.
Stutterheim menjelaskan, Wangsa Sailendra sendiri berasal dari India. Mereka kemudian menetap di Sumatera dan mendirikan Kerajaan Sriwijaya.
Setelah itu, mereka memperluas kekuasaan hingga ke tanah Jawa. Di Jawa Tengah, wangsa ini kemudian mendirikan candi-candi, termasuk Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
Dibangun oleh Wangsa yang Sama

©2021 Merdeka.com/Kemendikbud
Menurut sejarah, Candi Borobudur dibangun oleh Wangsa Sailendra sementara Candi Prambanan dibangun oleh Wangsa Sanjaya. Pakar epigrafi dan sejarah kuno Indonesia, Boechari, mengatakan bahwa kedua bangunan monumental itu didirikan oleh wangsa yang sama.
Menurut analisisnya, keturunan Wangsa Syailendra yang semula memeluk agama Hindu kemudian berpindah agama menjadi Budha semenjak diperintah oleh Raja Sangkara.
Dilansir dari Indonesia.go.id, Raja Sangkara ini diduga kuat adalah Rakai Panangkaran. Di kemudian hari, pengganti Rakai Panangkaran, yaitu Rakai Pikatan, berbalik lagi memeluk agama Hindu.
Inspirasi Pembangunan Candi-Candi di Asia

©2018 Bamba Experience
Dilansir dari Indonesia.go.id, desain arsitektur Candi Borobudur dan Prambanan berpengaruh kuat pada kontruksi pendirian candi-candi di luar Indonesia. Salah satu yang terkenal adalah bangunan Angkor Wat di Kamboja. Inilah yang diungkapkan arkeolog Andreas Martinus dan Rahadhian Prajudi.
Selain didasarkan pada usia Angkor Wat sendiri yang lebih muda, candi terluas di dunia itu memiliki banyak kesamaan pola dengan Borobudur dan Prambanan.
Selain itu pendiri Angkor Wat, Jayavarman II, pernah tinggal di Pulau Jawa. Bukti ini berdasarkan prasasti Sdok Kak Thom pada tahun 1052 yang ditemukan di Thailand.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya