Advertisement
Sate merupakan kuliner khas Indonesia yang tersebar di seluruh penjuru negeri.
Masing-masing dari mereka memiliki keunikan. Salah satunya adalah Sate Bumbon dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Nama Sate Bumbon diambil dari bahasa Jawa, yaitu "Bumbon" yang berarti bumbu. Sesuai namanya, makanan ini memang kaya akan rempah-rempah.
Sate Bumbon merupakan makanan olahan sapi yang kaya rasa karena diolah dengan beraneka macam bumbu rempah. Keberadaannya sangat mudah ditemukan di Kendal karena penjual sate tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Advertisement
Untuk membuat sate ini, dibutuhkan beraneka macam bumbu seperti bawang, jahe, kemiri, dan beberapa bumbu lainnya. Bumbu-bumbu itu dihaluskan untuk kemudian dilumurkan ke daging sapi. Butuh waktu 30 menit agar bumbu benar-benar meresap. Setelah itu, sate dibakar bersamaan dengan aneka bumbu rempah yang menyelimuti seluruh bagian daging.
Advertisement
Seperti sate pada umumnya, Sate Bumbon juga disajikan dengan saus bumbu kacang, ditambah potongan cabai, bawang dan tomat.
Dikutip dari Liputan.com, salah satu warung Sate Bumbon legendaris di Kendal adalah warung milik Pak Darmaji. Warung ini berada di kawasan Pasar Tradisional Weleri, Kecamatan Penyangkringan. Warung sate itu sudah ada sejak 1971 dan menjadi pelopor Sate Bumbon di Kecamatan Weleri. Selain lezat, daging sate di warung itu terkenal empuk dan lembut.
Advertisement
Di warung sate Pak Darmaji, satu porsi Sate Bumbon dihargai Rp75 ribu. Satu porsinya berisi 10 tusuk sate, sayur lodeh dan nasi. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati menu-menu lain seperti lontong sayur, kare-kare dan buko.
Advertisement
Hingga saat ini, sajian Sate Bumbon masih menjadi favorit masyarakat setempat maupun wisatawan.
Meski secara tampilan seperti tak ada yang berbeda dari sate kebanyakan, namun Sate Bumbon punya kekayaan rasa yang membuat siapapun ketagihan.