Malware adalah Program Virus yang Menyerang Data Informasi, Ketahui Cara Mencegahnya
Merdeka.com - Fenomena hacker memang kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini. Dalam hal ini, hacker atau seseorang berusaha memasuki sistem informasi atau data untuk mengambil atau merusak informasi yang ada secara tersembunyi. Tidak jarang, fenomena ini kerap menyerang berbagai instansi atau lembaga, perusahaan, hingga bank.
Dalam fenomena hacking, terdapat istilah-istilah yang sering digunakan salah satunya adalah istilah malware. Malware adalah suatu program atau perangkat lunak yang bersifat berbahaya yang digunakan untuk meretas atau merusak akses ke informasi sensitif. Malware ini dapat berupa virus, worm, trojan, dan program komputer lainnya yang dirancang untuk menimbulkan kerusakan.
Meskipun teknologi berkembang ke arah yang semakin maju, dengan kualitas keamanan dan pengamanan yang terus ditingkatkan, namun keberadaan malware masih menjadi ancaman. Bahkan kecanggihan teknologi menjadi keuntungan tersendiri bagi sekelompok orang untuk mengembangkan malware untuk meretas dengan tujuan tertentu.
Dengan begitu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui secara umum apa yang dimaksud dengan malware serta apa saja jenisnya yang sering digunakan untuk meretas. Selain itu, masyarakat juga perlu mengetahui bagaimana cara melakukan pelindungan pada data dan informasi untuk mencegah terjadinya peretasan melalui malware.
Meskipun masih tergolong sebagai suatu hal yang awam, namun penting untuk memahami hal ini mengingat kehidupan yang semakin maju akan selalu bergantung pada penggunaan teknologi. Dilansir dari situs CSO Online, pengertian, jenis, dan cara mencegah terjadinya peretasan melalui malware adalah sebagai berikut.
Mengenal Malware

©2019 hellotech.com
Hal yang perlu dipahami terlebih dahulu adalah pengertian dari malware. Seperti disebutkan, malware adalah perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk menimbulkan kerusakan pada komputer, server atau jaringan komputer.
Malware ini dapat berupa virus, worm, trojan, atau program perangkat lunak lainnya yang digunakan untuk meretas, mendapatkan akses informasi, hingga merusak data yang ada di dalamnya. Dalam hal ini perlu dipahami, meskipun semua jenis virus adalah malware, namun tidak setiap bagian malware adalah virus.
Jenis Malware
Setelah mengetahui pengertian umum dari malware, berikutnya terdapat beberapa jenis malware yang digunakan untuk meretas suatu komputer, server, atau jaringan komputer. Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa jenis malware ini bisa berupa virus, trojan, dan worm.
Masing-masing jenis malware ini mempunyai cara kerja tersendiri dalam menyerang suatu komputer, server atau jaringan. Penjelasan beberapa jenis malware adalah sebagai berikut :
Cara Mendeteksi Malware

©2020 The Hacker News
Setelah mengetahui jenis-jenis malware, berikutnya terdapat cara untuk mendeteksi atau mengetahui keberadaan malware yang berusaha meretas komputer atau data informasi. Dalam hal ini, biasanya para ahli IT perusahaan menggunakan alat visibilitas yang canggih untuk melihat apa yang terjadi pada jaringan dan mendeteksi adanya infeksi malware.
Secara umum, peretasan melalui malware adalah dengan menggunakan jaringan untuk menyebarkan dan mengirim informasi kembali ke pengontrolnya. Sehingga dibutuhkan alat khusus yang dapat mendeteksi jaringan yang mengindikasi adanya tindakan malware. Seperti alat SIEM, yang bekerja menganalisis log dari berbagai komputer dan peralatan di seluruh infrastruktur Anda untuk mencari tanda-tanda masalah, termasuk infeksi malware. Dengan menggunakan alat ini, akan lebih mudah mengetahui keberadaan malware yang mencoba meretas sistem atau data informasi yang ada.
Cara Mencegah Malware
Setelah mengetahui cara mendeteksi malware, selanjutnya Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mencegah malware sebelum terjadi kerusakan yang ditimbulkan. Cara terbaik untuk mencegah peretasan malware adalah dengan memastikan sistem email terkunci dengan ketat. Selain itu bisa juga dengan kombinasi dari memeriksa dokumen terlampir dengan hati-hati dan membatasi perilaku pengguna yang berpotensi memberikan bahaya atau kerusakan.
Cara yang lebih teknis, Anda perlu menjaga agar sistem diperbarui, menyimpan inventaris perangkat keras sehingga Anda tahu apa yang perlu dilindungi, serta melakukan penilaian kerentanan berkelanjutan pada infrastruktur yang digunakan. Perlu juga untuk selalu membuat cadangan file. Sehingga ketika diretas, Anda masih memiliki file dengan utuh dan tidak harus membayar tebusan dengan sejumlah uang untuk mendapatkan kembali file tersebut.
Cara Menghapus Malware

©2018 kaspersky.com
Ketika komputer atau suatu jaringan telah terinfeksi dengan malware, maka perlu melakukan penghapusan malware untuk mencegah hal buruk lain terjadi. Dalam hal ini, penghapusan malware adalah bisnis rumit yang dilakukan dengan metode yang bervariasi tergantung pada jenis yang dihadapi.
Anda bisa menghubungi pakar profesional yang dapat membantu menghapus malware pada komputer Anda. Anda juga bisa mencari alat untuk membersihkan sistem dengan layanan gratis. Biasanya layanan ini berupa berbagai macam aplikasi antivirus yang dapat membantu menghapus virus atau malware yang pernah menyerang komputer Anda.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya