Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Hidup Kyai Walik, Ulama dari Yaman Salah Satu Pendiri Kabupaten Wonosobo

Kisah Hidup Kyai Walik, Ulama dari Yaman Salah Satu Pendiri Kabupaten Wonosobo Masjid Al Mansur Wonosobo. ©Umma.id

Merdeka.com - Masjid Al-Manshur Wonosobo tak pernah sepi oleh pengunjung. Masjid yang sudah berdiri sejak tahun 1800-an itu menjadi saksi bisu penyebaran ajaran Islam di kawasan Wonosobo.

Di masjid itulah, bersemayam salah satu tokoh dalam terbentuknya Kabupaten Wonosobo. Dia adalah Kyai Walik. Bersama dua ulama lainnya, yaitu Kyai Kolodete dan Kyai Karim, dia membuka hutan belantara hingga menjadi pemukiman dan menyebarkan ajaran Islam di tengah penduduk Wonosobo.

“Dalam perjalanannya, ketiganya bermukim di tempat yang berbeda-beda. Kyai Kolodete bermukim di Dataran Tinggi Dieng, Kyai Walik bermukim di daerah sekitar Wonosobo, dan Kyai Karim bermukim di daerah Kalibeber,” kata Ketua Yayasan Masjid Al-Manshur, Sugito BA mengutip dari Wawasan.co.

Tokoh Perancang Kota

masjid al mansur wonosobo

©Umma.id

Pada masanya, Kyai Walik merupakan tokoh yang dekat di hati rakyat. Dia merupakan figur pemimpin sejati sekaligus disegani pada zamannya. Melansir dari Gomuslim.co.id, Kyai Walik merupakan seorang perancang kota. Kota yang ia rancang kemudian berkembang pesat hingga menjadi Kota Wonosobo kini.

“Dahulu lokasi masjid itu adalah tempat berjemurnya para wali. Kemudian saat KH Habib Lutfi melakukan kunjungan ke masjid tersebut, ia melihat sebuah sinar terpancar di belakang masjid, yang dipercaya berasal dari makam tokoh ulama Kyai Walik,” kata Sugito.

Ulama dari Yaman

Melansir dari Wawasan.co, Kyai Walik dulunya merupakan seorang ulama dari Yaman. Memiliki nama asli Abdul Khaqam, dia pertama kali datang ke Indonesia dan tinggal di Kudus, tepatnya di kediaman Sunan Kudus.

Setelah empat tahun tinggal di Bumi Nusantara, Sunan Kalijaga mengajaknya berdakwah. Sunan Kalijaga berdakwah di wilayah Jawa Tengah bagian selatan hingga Mataram. Sementara Kyai Walik berdakwah ke Wonosobo.

Banyak Didatangi Peziarah

masjid al mansur wonosobo

©laduni.id

Melansir dari Gomuslim.go.id, banyak peziarah yang mendatangi makam Kyai Walik. Di antara mereka banyak yang datang sambil membawa makanan dan membakar kemenyan.

Sebelum Habib Lutfi melacak keberadaan makam itu, pernah ada orang dari Kasunanan Surakarta datang ke Masjid Al-Manshur untuk salat. Namun saat melihat ke belakang masjid, ia menemukan ada makam kuno.

“Menurut ulama tafsir dari Surabaya, Kyai Walik memiliki nama asli Abdul Kholiq. Sedangkan menurut KH Habib Lutfi nama aslinya Utsman Bin Yahya,” kata Sugito dikutip Merdeka.com dari Wawasan.co pada Kamis (6/5).

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP