Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hutan Rahasia di Gunung Slamet Ini Ternyata Sarang Ular, Salah Satunya 'False Cobra'

Hutan Rahasia di Gunung Slamet Ini Ternyata Sarang Ular, Salah Satunya 'False Cobra' Hutan Rahasia di Gunung Slamet. ©YouTube/Panji Petualang

Merdeka.com - Banyak tempat di dunia ini yang menyimpan banyak rahasia. Tempat itu biasanya sulit dijangkau oleh kaki-kaki manusia. Bahkan, satu-satunya jalan untuk menuju ke tempat itu harus melalui medan yang berat.

Salah satu tempat yang menyimpan banyak rahasia itu adalah sebuah hutan yang berada di lereng Gunung Slamet. Hutan itu berada di ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Satu-satunya jalan untuk menuju ke hutan itu adalah sebuah gua yang memiliki celah sempit dan medan yang terjal. Di dalam gua itu tersimpan hewan-hewan liar yang bisa menjadi ancaman kapan saja, salah satunya ular berbisa.

Setelah melewati gua itu, tersaji hutan yang sangat liar dan gelap. Mengingat medannya yang berat, tak banyak orang bisa mengakses hutan di Gunung Slamet ini. Karena jauh dari keberadaan manusia, hutan itu menjadi sarang ular-ular langka.

Jalan Rahasia

hutan rahasia di gunung slamet

©YouTube/Panji Petualang

Dilansir dari YouTube Panji Petualang, tak ada jalan lain menuju ke hutan rahasia itu melainkan harus melewati sebuah jalan rahasia. Jalan rahasia itu berupa sebuah terowongan goa yang cukup panjang, dan juga merupakan jalan keluar masuknya air.

Ranto mengatakan, di jalan rahasia itu tinggal beberapa hewan salah satunya Kodok Buduk yang ukurannya sebesar telapak tangan orang dewasa.

“Ini kodok buduk besarnya hampir sebesar tangan saya. Jarang-jarang saya menemukan kodok buduk sebesar ini. Hewan ini adalah amphibi-amphibi penghuni daerah lembab, ternyata di mulut gua ini dihuni oleh mereka,” ujar Panji Petualang.

Ular Berbisa Penghuni Gua

hutan rahasia di gunung slamet

©YouTube/Panji Petualang

Semakin masuk dalam gua, makin beragam pula hewan-hewan yang ditemukan. Salah satu hewan yang ditemukan di dalam gua saat Panji Petualang melakukan penelusuran bersama timnya adalah sebuah ular berwarna kuning cerah yang biasa dinamakan trimeresurus puniceus. Keberadaan ular itu membuat Panji merasa terkejut dan terkagum-kagum.

“Biasanya, ular jenis ini berwarna gelap dan sering ditemukan di atas pohon. Namun karena warna yang mencolok, membuat ular itu bisa dengan mudah ditemukan oleh predatornya seperti alap-alap, burung elang, garangan, dan lain sebagainya. Jadi kalau ingin tetap hidup di alam, mereka secara naluri akan mencari tempat hidup lain yang lebih gelap seperti di dalam gua ini. Tapi di sini mereka masih bisa menjumpai makanan seperti kodok, katak, dan tokek,” terang Panji dikutip dari kanal YouTube-nya.

Ular Cabe Besar

hutan rahasia di gunung slamet

©YouTube/Panji Petualang

Setelah melewati jalan rahasia itu, sampailah Panji bersama tim mereka di hutan rahasia. Mas Ratno, salah satu anggota tim dan pemandu perjalanan, sudah beberapa kali mengunjungi hutan rahasia itu.

Namun menurut pengakuannya hanya dia dan teman-temannya yang mengetahui keberadaan hutan itu. Saat tiba di tempat biasa Mas Ratno beristirahat, tim itu dikejutkan dengan adanya ular cabe besar.

“Menurut literatur, bisa dari ular ini 6 kali lebih mematikan dari pada ular kobra dan tiga kali lebih mematikan dari pada ular welang. Ular jenis ini hanya bisa ditemukan di atas ketinggian 1.000 mdpl dan makanannya ular atau jenis reptil yang lain seperti kadal dan sebagainya,” terang Panji.

Amfibi Tak Berkaki

hutan rahasia di gunung slamet

©YouTube/Arei Outdoorgear

Saat melanjutkan perjalanan, Panji menemukan hewan unik lainnya. Nama latin hewan itu banna caecilian atau lebih dikenal dengan julukan “amfibi tak berkaki”. Panji menjelaskan, keberadaan hewan ini cukup langka dan hanya bisa ditemukan di lereng gunung tertentu.

Mas Ratno menambahkan, hewan ini biasanya tinggal di dekat aliran air, terutama air terjun.

“Hewan ini bukan ular dan bukan pula cacing, dari keluarga amfibi. Hewan ini nggak gampang banget buat dijumpai. Hanya gunung tertentu saja yang menyimpan habitat dari banna caecilian ini,” ungkap Panji dikutip dari YouTube Arei Outdoorgear.

Ular Kobra Palsu

hutan rahasia di gunung slamet

©YouTube/Arei Outdoorgear

Setelah melalui perjalanan yang sulit dan melelahkan, akhirnya Panji dan tim mereka menemukan hewan yang selama ini mereka cari-cari. Hewan itu bernama “False Cobra” atau ular kobra palsu. Saat ditemukan, ular itu sedang berganti kulit.

“Ular ini memang sangat sulit untuk dijumpai. Hewan ini hanya bisa dijumpai di area pegunungan. Kenapa dinamakan kobra palsu? Karena ketika terancam hewan ini akan memipihkan tubuhnya seperti kobra. Maksimal, besar ular ini sebesar jempol kaki orang dewasa. Walaupun menurut catatan ular ini berbisa, namun “false cobra” yang ini tidak berbisa sama sekali,” terang Panji dikutip dari kanal YouTube Arei Outdoorgrei pada Senin (3/8).

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP