Faktor Internal Penyebab Pelanggaran HAM dan Pengaruh Eksternalnya, Perlu Diketahui
Merdeka.com - Hingga kini, dapat dikatakan bahwa isu-isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masih menjadi salah satu masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari masalah pelanggaran ringan seperti pencemaran nama baik, menghalangi seseorang untuk berpendapat, atau aksi kekerasan dan pemukulan karena masalah sepele.
Selain itu, terdapat berbagai isu pelanggaran HAM yang tergolong berat seperti pembunuhan, penculikan dan penyiksaan, perampasan kemerdekaan dan kebebasan fisik, hingga pemusnahan etnis dan pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa. Tentu masalah-masalah ini menyalahi hukum keadilan dan hak setiap masyarakat untuk hidup dengan aman, tenang, dan damai.
Banyaknya isu pelanggaran HAM ini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal penyebab pelanggaran HAM ini seperti sikap egoisme, kesadaran tentang HAM yang rendah, hingga adanya sikap intoleransi.
Sedangkan faktor eksternal penyebab pelanggaran HAM berupa penyalahgunaan kekuasaan, sistem hukum yang tidak berjalan, masalah ekonomi, hingga penyalahgunaan teknologi. Sebagai masalah yang kerap ditemui, maka penting bagi masyarakat untuk mengetahui faktor internal penyebab pelanggaran HAM serta berbagai pengaruh eksternalnya.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan beberapa faktor internal pelanggaran HAM dan berbagai pengaruh eksternal, bisa Anda simak.
Mengenal Pelanggaran HAM
Sebelum mengetahui beberapa faktor internal pelanggaran HAM dan faktor eksternalnya, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Hak Asasi Manusia (HAM).
Menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 1999, HAM atau hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Dari pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa pelanggaran HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok, termasuk aparat negara, disengaja maupun tidak disengaja, berusaha membatasi dan mencabut hak-hak yang dimiliki setiap manusia atau kelompok. Dengan begitu, orang yang melakukan perbuatan pelanggaran HAM, tentu akan mendapatkan konsekuensi hukum.
Dalam hal ini, perangkat hukum di setiap negara harus berfungsi dengan baik sesuai perannya. Sehingga setiap pelaku pelanggaran HAM, bisa mendapat hukuman yang sesuai dengan perbuatannya. Di mana hukum harus terus ditegakkan supaya dapat mewujudkan kehidupan masyarakat yang tertib, adil, dan sejahtera.
Faktor Internal Pelanggaran HAM
Setelah memahami pengertian umum, berikutnya terdapat beberapa faktor internal penyebab pelanggaran HAM yang perlu diketahui. Faktor internal ini dapat berupa sikap egoisme, kesadaran yang rendah tentang HAM, faktor kondisi psikologis, hingga kurangnya rasa empati.
Berikut penjelasan beberapa faktor internal penyebab pelanggaran HAM yang perlu diketahui:
Faktor Eksternal Pelanggaran HAM
Selain faktor internal penyebab pelanggaran HAM, ada pula berbagai faktor eksternal yang mempengaruhi tindakan pelanggaran HAM. Beberapa faktor ini meliputi penyalahgunaan kekuasaan, sistem hukum yang tidak berjalan, struktur politik dan sosial, hingga penyalahgunaan teknologi.
Berikut beberapa faktor eksternal penyebab pelanggaran HAM yang perlu diketahui:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya