Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Kelola Sampah, Gandeng Pembudidaya Maggot

Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Kelola Sampah, Gandeng Pembudidaya Maggot

Penanganan terhadap sampah perlu serius dilakukan agar tidak berdampak buruk pada lingkungan.

Sampah perlu dikelola dengan baik agar nantinya tidak jadi limbah yang terbuang percuma. Apalagi kalau sampah hanya menumpuk di tempat pembuangan, hal itu tidak baik ke depannya pada lingkungan.
Hal ini sepertinya dipikirkan baik-baik oleh pengelola Bandara Ahmad Yani Semarang.

Mereka menggandeng para pembudidaya maggot untuk mengelola dan mengurai sampah organik di bandara tersebut dengan menerapkan konsep Eco Airport dan Green Airport.

Langkah konkretnya, mereka memberi bantuan sebagai bentuk tanggung jawab sosial Perusahaan (CSR) kepada komunitas penggiat maggot Puhon Indonesia Lestari untuk mengembangkan teknologi pengelolaan sampah dengan budidaya maggot sebagai pengurai sampah organik.

Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Kelola Sampah, Gandeng Pembudidaya Maggot

Bantuan sebesar Rp111.750.000 akan digunakan untuk penyediaan peralatan budidaya maggot, alat sampah, dan alat transportasi pengambilan sampah di Bandara Internasional Ahmad Yani.

Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Kelola Sampah, Gandeng Pembudidaya Maggot

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Fajar Purwawidada mengatakan bahwa saat ini diperlukan penanganan serius terhadap sampah agar tidak berdampak buruk pada lingkungan.

Menurutnya, Puhon Indonesia Lestari dapat mengajak masyarakat lain untuk dapat mengelola sampah dengan baik dan memilah sampah organik dan non-organik sehingga bisa menghasilkan nilai dan mengurangi sampah yang dikirim ke tempat pembuangan sampah akhir.

Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang saat ini dengan nilai residu buangan 50 persen sudah menerapkan pengelolaan sampah dengan budidaya maggot sebagai pengurai sampah, sedangkan sampah non-organik yang mempunyai nilai ekonomi akan dijual. Hasilnya dipakai untuk pembiayaan operasional TPS di bandara setempat.

Fajar menambahkan bahwa penerapan konsep Eco Airport dan Green Airport di Bandara Internasional Ahmad Yani juga dilakukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), penggunaan lampu hemat energi, pengelolaan sampah dan limbah, serta penghijauan penanaman 1.000 pohon di sekitar bandara.

“Melalui konsep eco airport, diharapkan operasional bandara dapat meminimalisasi dampak polusi, di antaranya polusi kebisingan (noise), getaran (vibration), udara (atmosphere), air (water), tanah (soil), sampah (solid waste), dan energi,” kata Fajar.

Hadapi Darurat Sampah, SD di Bandung Minta Pedagang Tak Layani Siswa yang Tidak Bawa Kotak Makan
Hadapi Darurat Sampah, SD di Bandung Minta Pedagang Tak Layani Siswa yang Tidak Bawa Kotak Makan

SD di Bandung ini bergerak untuk mengendalikan sampah di tengah masa darurat.

Baca Selengkapnya icon-hand
Dampak Gempa Kupang, Rumah Warga Roboh Rata dengan Tanah
Dampak Gempa Kupang, Rumah Warga Roboh Rata dengan Tanah

Mapolsek Sulamu di Kabupaten Kupang juga rusak parah.

Baca Selengkapnya icon-hand
Heru Budi Minta Kesadaran Warga Tak Bakar Sampah Guna Kurangi Polusi
Heru Budi Minta Kesadaran Warga Tak Bakar Sampah Guna Kurangi Polusi

"Saya minta Walkot, Camat, Lurah untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak bakar sampah di lingkungannya," kata Heru.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ajak Masyarakat Tepi Sungai Citarum Kelola Sampah, Kolabs Yayasan Bening Saguling & BRI Peduli
Ajak Masyarakat Tepi Sungai Citarum Kelola Sampah, Kolabs Yayasan Bening Saguling & BRI Peduli

Sampah yang menumpuk di sungai masih menjadi salah satu isu lingkungan yang mendapatkan perhatian serius.

Baca Selengkapnya icon-hand
Sampah Menumpuk di Pasar Kutabumi Bikin Warga Jengkel, Tak Diangkut Karena Dinas Kebersihan Diperiksa Polisi
Sampah Menumpuk di Pasar Kutabumi Bikin Warga Jengkel, Tak Diangkut Karena Dinas Kebersihan Diperiksa Polisi

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang berjanji sasmpah segera diangkut besok.

Baca Selengkapnya icon-hand
Rumah Sakit Jiwa: Buka 24 Jam, Kami Siap Tampung Caleg yang Kalah di Pemilu 2024
Rumah Sakit Jiwa: Buka 24 Jam, Kami Siap Tampung Caleg yang Kalah di Pemilu 2024

Pelayanan kepada caleg yang mengalami ganguan kejiwaan pasca gagal dalam pemilu sama dengan pasien lainnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Melacak Jejak Bekas Bandara Pertama di Kota Semarang, Kini Nyaris Hilang Tergerus Zaman
Melacak Jejak Bekas Bandara Pertama di Kota Semarang, Kini Nyaris Hilang Tergerus Zaman

Bekas landasan pacu bandara kini telah padat oleh rumah-rumah penduduk dan bangunan lainnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jalan Santai di Makassar, Anies 'Sindir' Prabowo: Tak Perlu Pakai Pesawat Lewati Atas Kita
Jalan Santai di Makassar, Anies 'Sindir' Prabowo: Tak Perlu Pakai Pesawat Lewati Atas Kita

Dalam orasinya Anies bangga dengan panjangnya warga yang hadir. Ia bahkan tak menyangka mendapat sambutan sebegitu meriahnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Anggota Brimob Minta Tambahan Polwan, Jenderal Pimpinan Balas ‘Nanti Kamu Gangguin’
Anggota Brimob Minta Tambahan Polwan, Jenderal Pimpinan Balas ‘Nanti Kamu Gangguin’

Kapolda hanya terdiam sambil menahan senyum, sementara hadirin lainnya tertawa riuh.

Baca Selengkapnya icon-hand