Bahaya Kecanduan Minuman Soda bagi Kesehatan, Ketahui Cara Mengatasinya

Selasa, 8 Februari 2022 15:05 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Bahaya Kecanduan Minuman Soda bagi Kesehatan, Ketahui Cara Mengatasinya Ilustrasi minuman soda. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Quayside

Merdeka.com - Bagi sebagian orang, konsumsi minuman soda sudah menjadi kebiasaan tersendiri. Terlebih lagi saat cuaca panas, minum minuman soda dingin bercita rasa memang menjadi pilihan tepat untuk melegakan dahaga. Bahkan dengan harga yang terjangkau, membuat orang tak segan membeli dalam jumlah cukup banyak untuk persediaan sehari-hari.

Namun perlu diketahui, minuman soda boleh saja dikonsumsi sehari-hari asal dengan jumlah yang tidak berlebihan. Bukan tanpa alasan, minuman soda mempunyai kandungan gula cukup tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, minuman soda juga memiliki kandungan lain yang kurang baik jika dikonsumsi terlalu sering, seperti garam, asam nitrat, hingga pemanis buatan.

Jika hal ini diabaikan, tentu konsumsi soda dapat menimbulkan berbagai efek kesehatan. Dalam hal ini, terdapat beberapa bahaya kecanduan minuman soda bagi kesehatan yang perlu Anda waspadai. Mulai dari risiko obesitas, menurunkan kesehatan gigi dan mulut, hingga dikaitkan dengan perkembangan penyakit hati, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Dengan begitu, jika Anda salah satu orang yang memiliki kecenderungan kecanduan minuman soda, sebaiknya segera batasi konsumsi demi alasan kesehatan. Selain itu, bagi Anda yang masih dalam tahap normal, perlu memperhatikan beberapa cara untuk mencegah risiko kecanduan minuman soda.

Dilansir dari Healthline, berikut kami merangkum bahaya kecanduan minuman soda bagi kesehatan beserta cara mengatasi dan mencegahnya, perlu Anda ketahui.

2 dari 4 halaman

Mengenal Kecanduan Minuman Soda dan Gejalanya

soda
©2015 Merdeka.com/shutterstock/punsayaporn

Sebelum mengetahui beberapa bahaya kecanduan minuman soda bagi kesehatan, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan gangguan ini. Sebenarnya, tidak ada definisi resmi yang menyebutkan apa itu kecanduan minuman soda. Namun, kecanduan minuman soda dipahami sebagai sikap ketergantungan atau konsumsi minuman soda dalam jumlah berlebihan tanpa dapat berhenti.

Risiko kecanduan minuman soda ini tidak lain karena jenis minuman ini mengandung beberapa zat yang berpotensi membentuk kebiasaan. Seperti kandungan kafein, natrium, serta gula atau pemanis buatan. Tak heran, jika sebagian orang yang sering mengonsumsi minuman soda bisa mengembangkan sikap ketergantungan atau kecanduan.

Dalam hal ini, terdapat beberapa gejala yang bisa diperhatikan ketika seseorang mengalami kecanduan minuman soda, yaitu sebagai berikut:

  • Keinginan minum soda yang kuat.
  • Merasa haus dan hanya bisa dipuaskan jika minum soda.
  • Merasa senang atau sangat menikmati saat minum soda.
  • Tidak mampu mengurangi atau membatasi konsumsi minuman soda pada jumlah yang normal.

Gejala lain juga sering kali muncul, seperti sakit kepala, lekas marah, suasana hati tertekan, dan kepala pening ketika tidak dapat minum soda. Kemudian timbul keinginan untuk membeli dan minum soda guna menuruti hasrat kemauannya.

3 dari 4 halaman

Bahaya Kecanduan Minuman Soda

Setelah mengetahui pengertian dan gejala, terdapat beberapa bahaya kecanduan minum soda yang perlu Anda waspadai. Pertama, minuman soda yang bersifat asam, seiring waktu dapat menghitamkan gigi dan mengikis enamel gigi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat melemahkan gigi yang kemudian semakin meningkatkan potensi risiko gigi berlubang dan masalah gigi lainnya.

Bahaya kecanduan minuman soda berikutnya yaitu dapat membentuk plak dan mempercepat kerusakan gigi. Ini tidak lain disebabkan oleh kandungan gula tinggi yang terdapat dalam minuman soda. Kandungan gula tinggi ini juga meningkatkan risiko obesitas.

Soda gula penuh mengandung sekitar 100 kalori, per porsi 8 ons (240 mL). Ini berarti bahwa jika Anda minum dalam jumlah besar, misalnya, 16 ons (480 mL) setiap kali makan Anda dapat dengan mudah minum tambahan 600 kalori atau lebih per hari.

Ini mungkin terkait dengan efek pemanis buatan pada kesehatan usus dan sikap kecanduan mengidam makanan dan minuman manis. Selain itu, asupan gula berlebihan juga dapat menyebabkan risiko penyakit berat yang tidak diinginkan, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Di samping itu, minum soda manis juga telah dikaitkan dengan perkembangan penyakit hati berlemak nonalkohol pada orang dewasa dan anak-anak. Dan yang terakhir, kandungan asam fosfat pada soda juga dikaitkan sebagai penyebab osteoporosis, yaitu suatu kondisi yang ditandai dengan struktur tulang yang rapuh.

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi dan Mencegah

ilustrasi minuman soda
©Shutterstock.com/somchai rakin

Setelah mengetahui bahaya kecanduan minuman soda bagi kesehatan, terakhir akan dijelaskan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mencegah kecanduan minuman soda. Berikut penjelasan lengkapnya.

Cara mengatasi kecanduan minuman soda:

  • Kurangi asupan Anda sampai tidak minum sama sekali. Untuk melakukan ini, Anda perlu mengurangi asupan soda secara perlahan dan metodis sampai Anda benar-benar dapat berhenti. Ini akan membutuhkan waktu lebih lama, tetapi dapat membantu Anda menghindari gejala penarikan, seperti sakit kepala, suasana hati buruk, dan lekas marah.

Cara mencegah kecanduan minuman soda:

  • Konsumsi minuman soda sebagai bentuk hadiah atau reward, sehingga Anda bisa mengontrol diri agar tidak minum minuman soda secara berlebihan dan membuat ketergantungan.
  • Konsumsi lebih banyak air putih untuk menjaga hidrasi tubuh. Biasakan untuk membawa air putih ke mana pun setiap Anda beraktivitas, sehingga Anda bisa segera minum ketika tenggorokan terasa haus. Ini juga mencegah kebiasaan konsumsi minuman manis yang menimbulkan risiko kecanduan.
  • Hindari minum soda setiap hari. Tetapkan batasan minuman soda yang bisa dan boleh Anda konsumsi setiap hari. Misalnya Anda membuat peraturan, hanya dapat minum minuman soda saat makan di restoran atau hanya di akhir pekan.
[ayi]

Baca juga:
Mengenal Hiponatremia: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
Manfaat Bee Pollen bagi Kesehatan, Anti Peradangan hingga Tingkatkan Imun
Perbedaan Obat Kapsul dan Tablet, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Gejala Hiperkalsemia dan Penyebabnya, Kondisi Tubuh karena Kelebihan Kalsium

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini