Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48, Lengkap Beserta Arti dan Isi Kandungannya

Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48, Lengkap Beserta Arti dan Isi Kandungannya Ilustrasi membaca Alquran. Liputan6 ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Surat Al Maidah ayat 48 adalah salah satu ayat Alquran yang menerangkan tentang pedoman hidup. Surat Al Maidah sendiri merupakan surat ke-5 dalam Alquran. Surat ini terdiri dari 120 ayat yang menerangkan bahwa kitab suci Alquran pembawa kebenaran.

Surat Al Maidah ayat 48 termasuk surat Madaniyah karena diturunkan saat Rasulullah SAW Hijrah ke Madinah. Surat ini turun saat Nabi melaksanakan ibadah haji terakhir, Haji Wada. Secara umum, surat Al Maidah menjelaskan mengenai anugerah dan kebenaran tentang Alquran sebagai pedoman hidup umat manusia.

Bacaan surat Al Maidah ayat 48 perlu dilafalkan dan dipahami setiap muslim. Sebab, isi kandungan dalam surat ini mengandung pelajaran penting bagi umat muslim. Berikut bacaan surat Al Maidah ayat 48 dan artinya yang merdeka.com lansir dari NU Online:

Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48 dan Artinya

ilustrasi membaca alquran

Liputan6 ©2022 Merdeka.com

Surat Al Maidah adalah surat ke-5 dalam Alquran yang terdiri dari 120 ayat. Nama Al Maidah sendiri memiliki arti hidangan. Dalam surat Al Maidah ayat 48, menerangkan seputar turunnya Alquran sebagai pembawa kebenaran.

Surat Al Maidah diturunkan di Kota Madinah. Ayat-ayat di dalamnya diturunkan setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah saat melakukan haji terakhir atau Haji Wada. Berikut bacaan surat Al Maidah ayat 48 beserta artinya:

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. (QS. Al Maidah: 48)

Kandungan Surat Al Maidah ayat 48

ilustrasi membaca alquran

Liputan6 ©2022 Merdeka.com

Dalam surat Al Maidah ayat 48 disebutkan, bahwa setiap kaum sudah diberikan syariat dan aturannya sendiri-sendiri. Hal ini yang kemudian membuat Allah SWT mengutus para Nabi untuk memberi petunjuk kepada manusia agar menempuh jalan yang benar.

Surat Al Maidah ayat 48 juga menegaskan bahwa Alquran mempunyai kedudukan yang sangat tinggi, sehingga menjadi penyempurna kitab-kitab sebelumnya. Dalam ayat ini, menerangkan bahwa perbedaan syariat seperti layaknya perbedaan manusia dalam penciptaannya, yaitu menjadi bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Berikut ini isi kandungan surat Al Maidah ayat 48:

• Setiap umat mempunyai syariat dan hukum sendiri-sendiri sesuai dengan zaman dan kondisi hidup mereka saat itu. Meski begitu, secara aqidah dan pokok agama semuanya sama, yakni bertauhid kepada Allah SWT.

• Seluruh manusia akan kembali kepada Allah SWT dan akan mendapatkan balasan atas apa yang mereka perbuat di dunia.

• Alquran diturunkan sebagai kitab yang benar dan tidak ada keraguan di dalamnya. Alquran membenarkan kitab-kitab sebelumnya sekaligus menjadi hakim atas kitab-kitab tersebut. Hal ini karena kitab-kitab sebelum Alquran sudah tidak otentik lagi karena banyak yang sudah berubah dengan campur tangan manusia.

• Allah menjadikan umat manusia beragam untuk menguji mereka dan memberi kesempatan agar berlomba-lomba dalam hal kebaikan.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP